Penyelesaian Masalah Sampah di Bandung Butuh Kultur yang Baik Warga

Bandung Raya

Senin, 8 Juli 2019 | 17:01 WIB

190708164151-penye.jpg

dok

Ilustrasi.


PERSOALAN sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Bandung, terlebih menjadi penyebab terjadinya banjir yang sering melanda Kota Bandung ketika musim penghujan.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, dalam mengantisipasi persoalan sampah dibutuhkan kultur yang baik dari warganya. Terutama kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kemarin saya dari Jepang, melihat hampir semua pengelolaan sampah yang paling mencolok itu budayanya. Kultur yang mendukung dan menjadi budaya dalam pengelolaan sampah," ungkapnya di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, Senin (8/7).

Menurutnya, program Kang Pisman (Kurangi-Pisahkan-Manfaatkan) menjadi salah satu upaya dalam membentuk nilai baru di masyarakat, terkait pengelolaan sampah. Walau diakuinya untuk merubah budaya tersebut dibutuhkan waktu, yang dapat dikatakan tidak sebentar.

"Jepang saja butuh waktu 40 tahun sehingga terbentuk budaya mereka, tentang pengelolaan sampah. Maka kalau kita tidak memulai sejak hari ini, kapan lagi," katanya.

Dikatakannya, dalam membangun budaya baru ini, dibutuhkan peran dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat.

Disinggung terkait adanya kerjasama teknologi pengelolaan sampah, lanjutnya, pihaknya belum melakukan komunikasi tentang hal tersebut. Namun, Ia menekankan bahwa yang paling utama adalah budaya sadar sampah dan lingkungan.

"Waktu saya ke Flipina, awalnya mereka ingin pengelolaan sampah yang high tech. Tapi dengan sudah terbentuknya budaya yang peduli lingkungan, maka teknologinya jadi tidak berfungsi," ujarnya.

Mang Oded menerangkan, budaya mengelola sampah jauh lebih murah dibanding berbagai teknologi akan pengelolaan sampah. Seperti tipping fee dan biaya angkut sampah dari Kota Bandung saja, sampai pada angka Rp 150 miliar pertahun.

"Memang butuh waktu untuk mewujudkan itu, maka saya mengajak masyarakat dan semua pihak bersama-sama untuk terus mensosialisasikan Kang Pisman," tambahnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR