Lelang Pertama Tidak Ada Peserta yang Penuhi Syarat

Pemkot Cimahi Lelang Ulang Pembangunan Mal Pelayanan Publik

Bandung Raya

Rabu, 26 Juni 2019 | 16:10 WIB

190626160616-pemko.jpg

jakartakita.com

Ilustrasi.


AKIBAT gagal lelang, Pemkot Cimahi akan melakukan lelang ulang pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP). Gagal lelang ini terjadi karena tidak ada satu pun peserta lelang yang memenuhi syarat.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Cimahi, Ainul Yakin kepada galamedianews.com, Rabu (26/6/2019) menuturkan, untuk tender pembangunan MPP, ada 115 pendaftar lelang. Namun dari 115 pendaftar, hanya 7 pendaftar yang memasukan penawaran.

"Ketujuh peserta yang mengajukan penawaran, setelah diseleksi ternyata tidak ada yang memenuhi persyaratan. Akibatnya kita dalam waktu dekat akan melakukan lelang ulang," katanya.

Dijelaskan Ainul, jika lelang ke depan ada peserta yang memenuhi persyaratan, maka anggarannya tidak akan sama dengan anggaran lelang pertama. Sebab akibat gagal lelang, ada waktu yang terpotong hingga pengerjaannya pun tidak akan sama dengan yang ditawarkan lelang pertama.

"Pada lelang pertama, kita anggarkan sekitar Rp 80,3 milyar dengan pengerjaan diperkirakan 6,5 bulan. Namun karena gagal lelang, tentunya membutuhkan waktu untuk lelang lagi hingga ada waktu yang terpotong. Kita perkirakan jika lelang ulang berhasil, waktu pengerjaan yang dibutuhkan 4,5 bulan," katanya.

Karena waktu pengerjaan berkurang, tambahnya, proses pengerjaannya maupun anggarannya akan berkurang karena disesuaikan dengan pengerjaan yang dilakukan.

"Kita masih tunggu mana saja yang akan dibangun, dan berapa perkiraan anggaran yang akan terserap," katanya.

Disinggung bagaimana kalau lelang kedua gagal, Ainul mengaku, belum memastikan langkah apa yang akan dilakukan. Sebab pihaknya perlu melihat apakah lelang pembangunan MPP masih bisa dilakukan tahun ini, atau di tahun berikutnya.

"Kita akan lihat dulu bisa tahun sekarang atau tidak. Kalau tidak memungkinkan, bisa saja tahun depan sesuai prosedur. Tapi mudah-mudahan untuk lelang ulang ini ada pendaftar yang memenuhi syarat untuk mengerjakan pembangunannnya," ujarnya.

Lebih lanjut Ainul menuturkan, untuk membangunan MPP hingga selesai atau bisa digunakan, tidak dilakukan hanya tahun ini. Sebab dari anggaran yang direncanakan Rp 120 miliar, tahun ini yang dianggarakan hanya Rp 80,3 miliar.

"Jadi kalaupun kemarin lelang ada pemenangnya, bukan berarti pembangunan MPP beres. Diperkirakan paling 75% persennya," katanya sambil menambahkan lelang dilakukan secara nasional hingga pada lelang pertama ada peserta dari Papua.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR