Butuh Darah, Penderita Thalasemia Bisa Minta Polisi Jadi Pendonor

Halo Polisi

Rabu, 19 Juni 2019 | 16:20 WIB

190619162258-butuh.jpg

Agus Somantri

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar kegiatan donor darah dalam mnyambut HUT Bhayangkara ke-73 di Aula Mumun Surachman, Komplek Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, (19/6/2019)


KAPOLRES Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mempersilakan orangtua penderita Thalasemia di Garut yang perlu pendonor darah, untuk meminta bantuan anggota kepolisian. Hal ini, bisa dilakukan jika stok darah di PMI Garut sudah tidak ada.

“Baru seminggu lalu kan ada dua orangtua yang anaknya penderita Thalasemia datang ke Polres Garut, mereka minta bantuan untuk cari pendonor,” ujarnya usai mengikuti donor darah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara yang ke-73 di Aula Mumun Surachman, Komplek Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Rabu (19/6/2019).

Menurut Budi, saat stok darah di PMI kurang, tentu ini jadi masalah bagi penderita Thalasemia. Karena, mereka harus rutin mendapatkan transfusi darah untuk mempertahankan hidupnya. Karenanya, menurut Budi semua anggotanya diminta untuk bisa membantu penderita Thalasemia.

"Donor rutin di lingkungan Polres Garut tiap tahun kita gelar untuk bantu memenuhi stok darah PMI, diluar itu (donor rutin), kalau stok darah PMI menipis, ada penderita Thalasemia yang perlu pendonor, bisa minta anggota untuk jadi pendonor,” ucapnya.

Budi menyebutkan, polisi harus hadir ditengah masyarakat, termasuk bagi para penderita Thalasemia. Apapun yang bisa dilakukan untuk membantu, pihaknya akan berusaha memberikan bantuan.

“Apalagi ini kan urusannya dengan nyawa. Kita prihatin, kita empati terhadap para penderita Thalasemia,” katanya.

Budi menambahkan, khusus untuk Hari Bhayangkara sendiri, Polres Garut mengusung tema kemanusiaan. Karenanya, acara-acara perayaan HUT Bhayangkara, harus diisi dengan acara-acara kemanusiaan yang bisa menyentuh langsung masyarakat.

“Ada 33 Polsek di Garut, semua menggelar acara HUT Bhayangkara, temanya kemanusiaan, bisa donor darah, baksos, santunan, operasi bibir sumbing dan lainnya,” ucapnya.

Dengan cara ini, Budi pun berharap aparat kepolisian bisa semakin dekat dengan masyarakat dan bisa lebih mengayomi masyarakat. “Agar lebih dekat lagi dengan masyarakat, sekarang kan sudah ada bangunan komunikasi yang baik dengan masyarakat, ini harus kita jaga dan tingkatkan terus,” katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR