Jawab Perintah Bos dengan Emoji di Group Chat, Karyawati Ini Langsung Dipecat

Ragam

Rabu, 19 Juni 2019 | 11:15 WIB

190619111429-tak-s.jpg

dailymail


Seorang karyawan di Cina kehilangan pekerjaan setelah dipecat gara-gara  membalas pesan manajernya dengan emoji OK dalam obrolan grup. Karyawan yang bekerja di sebuah bar di Changsha, Provinsi Hunan itu diminta bos tempatnya mencari nafkah untuk menyusun dan mengirim beberapa dokumen melalui WeChat, aplikasi pengiriman pesan instan seperti WhatsApp.

Namun rupanya sang manajer menilainya memiliki “disiplin yang buruk” setelah membalas perintah tadi dengan emoji saja. Dianggap tak tahu sopan santun ia pun dipecat.

Not ok!

“Anda harusnya menjawab dengan mengetik ‘pesan diterima’  saat  menerima pesan dari saya,” jawab manajer yang muntab tersebut. "Apakah ini caramu mengonfirmasi perintah tugas?" lanjutnya. Dikutip dari DailyMail, Rabu (19/6/2019) beberapa menit kemudian, manajer tadi meminta karyawan dimaksud untuk menghubungi divisi sumber daya manusia untuk menyelesaikan pengunduran diri.

Cuplikan layar percakapan keduanya kemudian viral di media sosial dengan lebih dari 280 juta pembaca. “Pekerja bisa dipecat karena membalas pesan dengan emoji OK dalam obrolan grup. Ini bukan bohong. Pengunduran diri saya masih diproses,” ujar karyawan yang tidak disebutkan namanya itu kepada Btime, akhir pekan lalu.

Karyawan perempuan itu menambahkan, “"Saya telah bekerja selama bertahun-tahun dan ini pertama kalinya saya menghadapi situasi konyol seperti ini.  Saya orangnya tidak pemarah, jadi masih bisa bersabar. Tapi  semua kolega saya setuju bos kali ini sudah bertindak terlalu jauh.”

Setelah kejadian ini sang manajer mengirimkan arahan baru dalam obrolan grup. Ia  meminta semua  menjawab “Roger”  ketika menerima perintah mengerjakan tugas. Menanggapi ini para netizen ramai-ramai memberikan dukungan. Mereka sepakat tindakan manajer terlalu ekstrem.

“Ini alasan pemecatan paling konyol!”, “Menjawab dengan Roger? Dia pikir dia James Bond?”, “Kalau ada Roger, haruskah karyawan juga menggunakan' Copy?”, "Sudah waktunya karyawan Cina  berserikat, serikat nyata!" Demikian di antara komentar yang membanjiri situs mikroblogging Cina, Weibo. Di luar itu tak ada komentar dari sang manajer.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR