Wujudkan Kamtibmas, Kapolda Jabar Jaga Sinergisitas dengan Kemenag

Bandung Raya

Rabu, 15 Mei 2019 | 16:41 WIB

190515164233-wujud.jpg

Asep Awaludin

Suasana pertemuan antara Kapolda Jabar Irjen Rudi Sufahriady dengan unsur pimpinan Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Rabu (15/5/2019).


UNTUK menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Sufahriady bersilaturahmi dengan unsur pimpinan Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ussisa Al Maula Kanwil Kemenag Jabar, Rabu (15/5/2019) ini dihadiri pula sejumlah Kepala Kantor Kementerian Agama di seluruh kabupaten/kota di Jabar serta para pejabat tinggi di lingkungan Polda Jabar seperti Dir Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Badya Wijaya, dan Dir Intel Polda Jabar, Kombes Pol. Arif Rahman.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Sufahriady sangat berharap ada sinergisitas antara aparatur negara dalam hal ini Kementerian Agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Banyaknya isu hoaks yang beredar saat ini terutama masalah keagamaan menjadi perhatian penting bagi pihak kepolisian. Apalagi, menurut data Litbang menyebutkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki tingkat yang tinggi untuk intoleransi umat beragama.

"Kami dari unsur Kepolisian dan Pemerintah pasti sama-sama ingin menjaga negara ini tetap aman dan terkendali. Saya titip pesan kebersamaan dan keragaman yang sudah ada di negara ini agar tetap terjaga dengan baik, itu makanya kita bersilaturahmi dengan Kemenag untuk sama-sama mewujudkan hal itu," ujarnya ditemui usai pertemuan.

Sejauh ini kata Kapolda, kondisi keamanan di Jawa Barat masih aman terkendali. Pasca pemilu, ia berharap masyarat tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu hoak terutama yang menyangkut keagamaan.

"Kami harap semua tenang, pesta demokrasi ini harus disikapi dengan cara-cara yang santun," ucapnya.

Seperti diketahui, kondisi keamanan di negara ini sedikit bergeser pasca pemilihan umum Pilpres dn Pileg. Banyak pihak yang masih belum menerima hasil pemilu sehingga cenderung terindikasi melakukan kegiatan yang dapat menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Saya imbau kepada Kapolres-kapolres dengan sinergitas Kementerian Agama di setiap wilayah di Jawa Barat untuk mengawasi dan mengimbau masyarakatnya agar tetap tenang dan tidak terpancing ajakan-ajakan yang dapat menimbulkan keresahan. Kalau pun ada pergerakan harus bisa diantisipasi dengan cara-cara yang baik," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. A Buchori berharap silaturahmi antara Polda Jabar dan Kanwil Kemenag Jabar dapat terjalin dengan baik.

Terkait situasi yang ada di Jawa Barat mengenai isu keagamaan yang selalu menjadi pemicu konflik antar masyarakat, terutama jelang menghadapi perhitungan akhir hasil pemilu, Buchori berharap masyarakat Jabar bisa menjaga situasi dan kondisi wilayah ini tetap aman.

"Maka saya harapkan dengan silaturahmi ini kita dapat bersinergi di lapangan untuk mengawasi dan menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Buchori melanjutkan, kedepannya akan banyak program kerja yang saling berkaitan antara Kementerian Agama dan Kepolisian, terutama mengenai pelayanan masyarakat di bidang agama dan keagamaan.

Sementara pertemuan singkat ini pun ditutup dengan diskusi mengenai kondisi yang terjadi di Jawa Barat serta solusi untuk mengatasi isu-isu keagaman yang ada.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR