Yana Mulyana Ajak Mahasiswa jadi Pengusaha Mandiri

Bandung Raya

Minggu, 12 Mei 2019 | 20:16 WIB

190512201139-yana-.jpg

Rio Ryzki Batee

WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak para mahasiswa menjadi pengusaha, karena akan menciptakan lapangan pekerjaan baru di masyarakat. Dengan demikian, dapat membantu menuntaskan masalah kemiskinan.

"Mudah-mudahan universitas terbuka ini bisa melahirkan pengusaha. Hadirnya pengusaha bisa membantu mengurangi angka kemiskinan," ungkapnya pada seminar di Kampus Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT), Jln. Panyileukan, Kota Bandung, Minggu (12/5/2019).

Menurutnya, modal utama untuk menekuni dunia wirausaha adalah memiliki niat yang kuat. Dimana para mahasiswa harus memupuk tekad kuat sejak dini, sehingga menjadi dorongan agar semakin berani terjun menjadi pengusaha.

"Niat dulu yang penting karena hidup itu pilihan. Belum tentu semua mau jadi pengusaha, jadi balik lagi ke diri sendiri. Pengusaha tidak diciptakan tapi dilahirkan, jadi minimal punya ‘passion’ dulu," tuturnya.

Yana juga berbagi pengalamannya ketika pertama kali merintis usaha pada saat di penghujung Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal tersebut tidak terlepas dari keinginannya untuk melanjutkan kuliah namun terbentur persoalan biaya, dan harus mencari uang sendiri.

Dikatakannya, kunci utamanya yakni tekad yang gigih untuk berjuang menghadapi segala hambatan, dalam rangka membuat jiwa entrepreneur semakin matang.

"Gagal itu kesuksesan yang tertunda. Jadi kita punya fighting spirit untuk mencoba lagi. Untuk orang berani berusaha saja, saya pikir sudah punya keberanian untuk mengambil risiko. Karena jadi pengusaha tidak serta merta sukses," jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini Pemkot Bandung memiliki banyak fasilitas dan program yang mendukung pencetakan wirausaha. Tinggal komitmen serta konsistensi dari masyarakat untuk siap menekuni dunia usaha.

"Pemkot punya banyak program. Kalau sudah ada minat, kita ada pelatihan. Next kita ada pendampingan barangkali butuh modal kita ada BPR. Kita beri pehaman soal packaging termasuk pemasaran. Soal sukses atau bangkrut, balik lagi ke diri sendiri, tapi kita terus dorong secara bergulir," tambahnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR