Sebulan, Polres Subang Amankan 14 Tersangka Narkotika

TKP

Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:47 WIB

191022174916-sebul.jpg

Dally Kardilan

Kapolres Subang didampingi Kasatnarkoba, AKP Wahyu Agung menunjukkan barang bukti sabu dan tersangka hasil operasi yang dilancarkannya

SATUAN Reserse Narkoba Polres Subang telah berhasil mengamankan 14 tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. Mereka diamankan setelah melakukan pengungkapan perkara penyalahgunaan narkotika yang dilakukan selama bulan September 2019.

Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani didampingi Kasat. Narkoba, AKP Wahyu Agunng kepada wartawan, Selasa (22/10/2019) menjelaskan, para tersangka diamankan dalam sebanyak 11 perkara dari beberapa TKP yang di antaranya di wilayah Kecamatan Ciasem, Blanakan, Tambakdahan dan Pabuaran. “Dari 11 perkara tersebut, kita amankan 14 orang tersangka yang terdiri dari 12 orang tersangka penyalahgunaan narkoba berjenis sabu-sabu dan 2 orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja,” jelasnya.

Menurut Kapolres, pengungkapan dan penangkapan ini terus dilakukan berkat dukungan dari masyarakat dan dari rekan-rekan sendiri dan tiada hentinya. Untuk itu diharapkan peran serta masyarakat untuk dapat mencegah dan melaporkan bila menemukan ada penyalahgunaan obat-obatan berbahaya datau tindak pidana lainnya. Apalagi cara cara yang dilakukan selalu bermoduskan baru.

"Kita sendiri dalam kasus ini sempat terkecoh karena para tersangka menggunakan cara baru dalam menyembunyikan barang bukti narkoba. Ini istilah dari rekan-rekan penyidik narkoba itu sistim tempel. Jadi pemesanan via ponsel, kemudian janjian nanti diambil di tiang listrik. Narkoba ditempel di tiang listrik atau ditempel di dinding, bahkan dalam helm, "kata Kapolres.

Tersangka yang diburu sempat hilang karena yang meminta dan datang berbeda sehingga pengembangannya terputus karena orang yang menghubungi ini selalu setiap hari berganti ganti nomor handphone. Setelah itu ganti lagi ganti lagi, diakhir atau putus dan ternyata barang buktinya ditempel di dinding atau tempat lain dengan lakban.

Barang bukti yang berhasil di amankan terdiri sabu-sabu 200 gram, sedangkan narkotika jenis ganja 45,89 gram, 1 bungkus rokok gudang garam, 6 buah handphone, 1 buah box nasi, 1 bungkus rokok sampurna mild, 5 perangkat alat hisap atau bong, korek api gas, 1 bungkus rokok clasmild, 1 unit motor NMAX dan 1 buah helm.

Pasal yang di sangkakan pada 14 tersangka sebagai berikut pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 acaman hukuman minimal 6 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup. Pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun dan bisa digunakan pasal 114 ayat 1 jo pasal 111 ayat 1 ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Editor: Endan Suhendra



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA