Bawa 25 Paket Sabu Siap Edar, Dukun Dibekuk Polres Cimahi

TKP

Senin, 14 Oktober 2019 | 16:56 WIB

191014170022-bawa-.jpg

Laksmi Sri Sundari

HS (33) alias Dukun, warga Kampung Wadon RT 01/RW 09 Desa Tenjo Laut Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat dibekuk anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi, karena kedapatan memiliki narkotika golongan 1  jenis sabu. Dari tangan pelaku, petugas mengamankam 25 paket sabu siap edar.

Kasat Narkoba Polres Cimahi, AKP Sugeng Heryadi mengatakan, penangkapan  Dukun berawal dari informasi masyarakat  yang mencurigai gerak-gerik pelaku. Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan.

"Tentunya berawal dari laporan masyarakat. Kita amankan satu orang yang diduga menjual, memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika," katanya di Mapolres Cimahi Jln. Amir Mahmud, Senin (14/10/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Dukun mendapat barang tersebut dari seseorang  berinisial GGN, yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian. "Kita kembagkan, kita lidik. Kemudian bos-nya sedang kita kejar. Mudah-mudahan bisa kita dapatkan," ujar Sugeng.

Dukun ditangkap pada kamis (10/10/2019) sekira pukul 03.00 WIB, di kampung  Cihanjuang, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Barang bukti yang diamankan diantaranya, 25 plastik klip bening berisi sabu-sabu seberat 22,6 gram. Sabu-sabu tersebut dibungkus isolasi warna hitam dan double tape. Barang bukti lainnya, satu unit timbangan digital, dan satu unit ponsel.

Adapun pengedaran tersebut dilakukan dengan cara menempelkan narkoba di pinggir jalan, yang selanjutnya di ambil oleh sang pemilik barang. 

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun. Serta pidana denda paling banyak Rp 10 miliar.

Kepada petuhas, Dukun mengaku berperan sebagai pengantar sabu. Setiap paket yang diantarnya, ia mendapatkan upah Rp 50 ribu.

"Saya hanya menyimpan mengantar barang aja, ditempel. Per paketnya itu Rp 500 ribu, saya dapat upahnya itu Rp 50 ribu per paket," terang Dukun.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA