Diduga Buang Bayi, Perempuan Muda Diamankan Polisi Garut

TKP

Selasa, 1 Oktober 2019 | 19:24 WIB

191001192550-didug.jpg

dok

KEPOLISIAN Sektor (Polsek) Garut Kota mengamankan seorang perempuan yang masih dibawah umur karena diduga telah membuang bayi yang baru dilahirkannya. Perempuan yang masih berusia sekitar 15 tahun itu membuang bayinya di depan rumahnya sendiri di wilayah Kecamatan Garut Kota pada Minggu (29/9/2019) lalu.

Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo, mengtakan, pelaku diamankan pada Selasa (1/10/2019) dengan dijemput langsung Panit Reskrim Polsek Garut Kota, Ipda Amirudin Latif di rumah ketua RW setempat,

"Sebelumnya kita sempat mencari pelaku hingga ke kawasan Wanaraja karena yang bersangkutan ini berusaha mencari orang yang telah menghamilinya," ujarnya di Mapolsek Garut Kota, Selasa (1/10/2019).

Menurut Uus, penangkapan terhadap pelaku bermula dari penemuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru berusia satu hari di sekitar halaman rumah pelaku. Perempuan muda itu pun sempat mengaku sebagai saksi karena menjadi orang pertama yang menemukan bayi tersebut.

Namun setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan, terang Uus, orang yang pura-pura menemukan bayi tersebut ternyata adalah pelakunya. Alasan ia melakukan hal tersebut, karena enggan mengurus anak hasil hubungan gelapnya bersama seorang duda yang masih merupakan tetangganya sendiri.

"Memang anaknya masih dibawah umur, lulusan SD," ucapnya.

Uus menyebutkan, pada Selasa (1/10/2019), pihaknya menerima informasi terkait keberadaan perempuan tersebut, sehingga langsung dijemput Panit Reskrim dengan menggunakan sepeda motor. Usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Garut Kota, kemudian pelaku pun diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut.

Kepada penyidik yang memeriksanya, lanjut Uus, pelaku mengaku jika dirinya tidak mengetahui ikhwal kehamilannnya akibat perbuatan yang dilkukannnya dengan seorang duda berinisial E itu.

"Jadi si perempuan ini baru tahu hamil ketika akan melahirkan pada Sabtu (29/9/2019) malam. Melahirkannya juga sendiri di rumahnya. Orang tuanya pun sama sekali tidak mengetahui karena melahirkannnya malam hari. Besoknya, ia langsung pura-pura menemukan bayi," katanya.

Uus menuturkan, jika melihat kasus ini, posisi si perempuan merupakan korban. Pihaknya pun masih terus mengejar duda yang telah menghamili perempuan muda tersebut sehingga menyebabkan hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki.

"Masih kita kejar. Identitasnya sudah kita kantongi," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA