Gadis Korban Cabul di Garut Sebanyak 16 Orang

TKP

Rabu, 15 Mei 2019 | 14:08 WIB

190515141028-gadis.jpg

Robi Taufik Akbar

UNIT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut hingga saat ini masih terus melakukan pendalaman kasus pencabulan yang dilakukan RGS (26), warga Kampung Cisalak, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengakuan tersangka, jumlah korban yang telah dicabuli berjumlah 16 orang. Rata-rata korban merupakan gadis yang masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka, korban yang dicabuli sebanyak 16 orang. Yang mana usia korban antara 15 sampai 17 tahun.

"Kami terus melakukan penyelidikan, tersangka sudah mengakui telah mencabuli 16 korban," ujarnya, Rabu (15/5/2019)

Pelaku, kata Maradona, melancarkan aksi bejatnua tersebut dengan cara mengaku sebagai dukun yang mampu menyelesaikan persoalan para korban. Yang mana korban harus melakukan ritual. Dua jenis ritual yaitu Kias untuk menghilangkan kesialan dan Pangasal yaitu membuat kejiwaan seseorang terlahir kembali.

"Dua ritual itulah tersangka berhasil memperdaya dan dengan leluasa mencabuli para korban, " ungkap Maradona.

Lebih lanjut Maradona, menuturkan, sebenarnya tersangka RGS kesehariannya sebagai pekerja serabutan.

Saat memperdaya korbannya RGS mengaku menjadi dukun aprotual yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan korban.

"Ya, tersangka bukan guru ngaji, dia bekerja serabutan dan mengaku sebagai orang pintar," katanya.

Diketahui kasus pencabulan ini terbongkar setelah salah seorang orang tua korban melaporkan RGS pada pihak Kepolisian. Yang mana anaknya telah menjadi korban pencabulan.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA