45 Orang Diamankan dari Karaoke Papylon, 4 Positif Nyabu

TKP

Rabu, 15 Mei 2019 | 10:57 WIB

190515105900-45-or.jpg

Remy Suryadie

SEBANYAK 45 orang diamankan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung saat melakukan razia di tempat Karoke Papylon yang berada di jalan Cihampelas Bandung, Rabu (15/5/2019) dini hari.

Seperti diketahui, selama bulan Ramadan Pemerintah Kota Bandung melarang keras semua tempat hiburan beroperasi. Akan tetapi, perda uang dikeluarkan pemkot tersebut tidak digubris oleh pengelola karaoke. Karena itu, Satres Narkoba Polrestabes Bandung yang mendapati karoke Papylon tetap buka saat bulan Ramadan pun memberikan garis polisi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, razia tersebut dipimpin langsung Kasat ResNarkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah, dengan melibatkan puluhan anggota terdiri dari seluruh anggota narkoba, Propam, Satuan Sabhara dan Tim Prabu.

"Setelah mendapatkan informasi adanya tempat karaoke yang buka saat bulan Ramadan, kita bergerak cepat. Ternyata informasi tersebut, benar. Kita menemukan puluhan orang yang berada di lokasi ini," jelas AKBP Irfan Nurmansyah di sela sela razia, Rabu (15/5/2019) dini hari.

Dikatakannya, setelah dilakukanb pendataan, rinciannya karyawan karaoke sebanyak 6 orang, pemandu lagu (18) dan 21 pengunjung dengan total 45 orang. Mereka semua dibawa ke SatresNarkoba Polrestabes Jalan Sukajadi Bandung untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

"Dari puluhan orang yang diamankan, mereka melakukan tes urine. Hanya 4 orang yang positif menggunakan sabu. Tidak hanya itu, kita pun mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merek di tempat tersebut," jelasnya.

‎Masih beroperasinya tempat hiburan malam ini terbilang nekat karena sudah sejak lama larangan hiburan malam buka di bulan Ramadan diberlakukan. Polisi pun memasang garis polisi di tempat tersebut.

"‎Ya, pintu masuk Karaoke Papylon dipasang police line, guna menghindari beroperasinya kembali. Terhadap manajer operasional karaoke dimintai keterangan. Sedangkan karyawan dan pengunjung lainnya yang hasil tes urinennya negatif dilakukan pendataan dan membuat pernyataan selanjutnya dipulangkan," ujar Irfan.

Adapun terhadap yang terindikasi mengkonsumsi Narkotika dilakukan pemeriksaan sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR