Kejari Segera "Garap" Dugaan Korupsi DPRD Garut

TKP

Rabu, 6 Maret 2019 | 16:34 WIB

190306163645-kejar.jpg

Robi Taufik Akbar

KEPALA Kejaksaan Negeri Garut, Azwar SH menytakan bakal segera melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan DPRD Garut, Jawa Barat. Hal ini menuyusul adanya aduan dari masyarakat terkait anggaran pokok pikiran DPRD dan BOP DPRD.

"Awalnya kita sudah melakukan pengumpulan data. Sekarang ini ada aduan masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi, baik di lembaga DPRD dan Sekretariat DPRD," ujar Azwar, Selasa (6/3/2019).

Dikatakan Azwar, pihaknya juga sudah menerima bukti kwitansi adanya penjualan proyek yang dilakukan oknum anggota DPRD Garut kepada pihak ketiga. Namun setelah menerima uang untuk proyek, kegiatan pembangunan kegiatannya tidak ada.

"Kita ada dua perkara yang akan ditangani di antaranya anggaran pokok pikiran DPRD senilai Rp 150 miliar dan BOP DPRD yang dikelola oleh Sekretariat DPRD yang anggarannya mencapai Rp 46 miliar," katanya.

Dalam BOP DPRD, katanya, banyak aduan fiktif perjalanan dinas (SPPD) anggota DPRD dan unsur pimpinan dalam melaksanakan kunjungan kerja. Penyimpangan, anggaran SPPD diambil, sedangkan perjalanan dinas tidak.

"Kita juga akan lakukan penyelidikan sampai tuntas terkait BOP DPRD yang anggaran disimpan di Sekretariat DPRD," tegasnya.

Terkait pemanggilan anggota DPRD dan unsur pimpinan DPRD, kata Azwar, akan dilakukan secepatnya. Namun, akan meminta izin dahulu Gubernur Jawa Barat untuk anggota DPRD dan Pimpinan DPRD. Sedangkan untuk kesekretariatan secepatnya akan dilakukan pemanggilan.

"Kalau anggota DPRD dan unsur pimpinan DPRD harus seizin Gubernur Jawa Barat terlebih dahulu," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR