Meski Diduga Gangguan Jiwa, Pembacok Maslikin Tetap Diproses Hukum

TKP

Jumat, 15 Februari 2019 | 18:54 WIB

190215185438-masli.jpg

Ade Hadeli

SUNGGUH tragis kejadian yang dialami  Maslikin (51). Dia tewas dibacok saat menunaikan shalat Isya di Masjid Miftahul Falah, di Dusun Salam Desa Sindangsari Kec.Sukasari, Kab. Sumedang, Kamis (15/2/2019). Pelakunya yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, adalah K alias EA (48), tetangga korban.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, Jumat (15/2/2019), mengatakan, saat korban sedang shalat sekira pukul 19.30 WIB, tiba-tiba tersangka K datang dari arah belakang korban,melalui pintu sebelah kiri masjid, dan langsung menghantam kampak ke kepala korban dua kali. Korban ambruk bersimbah darah dan tewas seketika.

"Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Sukasari di back up Tim Reskrim Polres langsung bergerak ke TKP. Tak berselang lama tersangka berhasil diamankan," kata Hartoyo.

Saat dilakukan interogasi, tersangka mengaku nekat melakukan perbuatan sadis itu karena "mendapat bisikan ghoib" dan adanya dendam pribadi. Namun dari beberapa saksi yang sudah diperiksa dan dimintai keterangan, terungkap dan dapat dipastikan jika tersangka mengidap gangguan jiwa.

"Tidak ada motif lain dalam kasus ini. Ini murni karena tersangka mengalami halusinasi hingga nekat menghabisi nyawa orang," kata Hartoyo.

Kepastian itu dikuatkan dengan hasil penyelidikan dan ditemukannya rekam jejak kesehatan tersangka dengan gangguan kejiwaan dan sedang dalam tahap penyembuhan.

Namun demikian, Hartoyo menegaskan jika kasus itu tetap diproses sesuai hukum yang berlaku, hingga diteruskan hingga persidangan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,  tersangka dijerat pasal 340 KUHP atau pasal 351 ayat 3 dengan ancaman penjara seumur hidup. "Sekarang tersangka berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolres Sumedang," ujarnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Jiwa, dr.Junaedi Sukanda Spkj, meyakinkan kepada awak media dengan menunjukkan rekam jejak catatan kesehatan K dan menegaskan kalau tersangka merupakan salah satu pasiennya yang tengah mendapatkan perawatan.



Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR