Insiden Bus Kramat Djati Terguling

Hani : Suaranya Keras Mirip Bom

TKP

Rabu, 6 Februari 2019 | 13:44 WIB

190206134627-hani-.jpg

Engkos Kosasih

SEJUMLAH warga yang rumahnya dekat dengan lokasi tergulingnya bus Kramat Djati di Jalan Underphass Cicalengka (Jalan Raya By Pass Cicalengka) tepatnya di Kampung Cipeutag RT 02/RW 07 Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Rabu (6/2/2019) pagi pukul 04.00 WIB mengaku sempat dikagetkan suara keras.

"Lokasi jatuhnya bus Kramat Djati itu persis di depan rumah saya. Saya sempat kaget karena dengar suara 'ngagebrug'. Mirip suara bom. Suaranya keras. Bahkan sempat dengar suara benturan keras mirip suara besi yang terbentur. Setelah saya lihat keluar rumah, ada bus Kramat Djati yang jatuh dalam kondisi sudah terbalik," kata Hani Kurniati (39), kepada galamedianews.com di depan rumahnya.

Hani juga sempat mendengar suara teriakan minta tolong berasal dari dalam bus yang jatuh hingga kondisi bus terbalik. "Mendengar ada suara minta tulung dan mengucapkan Astagfirullah," katanya.

Sesaat setelah kejadian, imbuh Hani, sejumlah warga berdatangan ke lokasi kejadian. Bahkan warga sempat menolong para korban keluar dari dalam bus.

"Tapi kalau dua penumpang yang meninggal dunia di dalam bus, tidak bisa diselamatkan warga karena kondisi tubuhnya tergencet di antara kursi dan atap bus yang ringsek. Bahkan, satu orang korban yang tewas, bagian dadanya tergencet dan kepalanya nyaris ke luar bagian bus," katanya.

Ia pun melihat langsung para penumpang yang mengalami luka luka ringan merangkak di dalam bus dan keluar melalui pintu depan. Mengingat kondisi atap bus ringsek.

Menurutnya, korban yang meninggal dunia itu, baru bisa dievakuasi sekitar pukul 07.00 WIB oleh petugas dari Polri, Basarnas dan Dinas Perhubungan dengan cara membongkar bagian bus. Ia juga sempat melihat di antara korban ada seorang bayi dan ibu hamil yang pingsan.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR