181205150610-3-pel.jpg

Remy Suryadie

3 Pelaku Curanmor Ditembak Polisi

TKP

Rabu, 5 Desember 2018 | 15:03 WIB

Wartawan: Remy Suryadie

APARAT kepolisian di Jajaran Polrestabes Bandung, kembali menembak ketiga pelaku pencurian kendaraan bermotor, yang mana sebelumnya, unit Reskrim Polsekta Kiaracondong, tembak kaki ketiga tersangka komplotan curanmor. Kali ini, giliran unit reskrim Polsekta Bojongloa Kidul, beri hadiah timah panas terhadap tiga pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polsekta Bojongloa Kidul.

Polisi terpaksa menembak kaki ketiga pelaku, lantaran hendak melarikan diri saat penyidik melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti motor hasil curian.

Ketiga tersangka yang kini mendekam di rumah tahanan Mapolsekta Bojongloa Kidul bernama ‎Akbar Hidayatulloh, Ramadhan Firmansyah alias Lalam dan Iman Septiawan.

"Ketiganya diberikan tindakan tegas dan terukur, karena hendak kabur saat dibawa untuk menunjukkan barang bukti motor hasil curiannya. Tembakkan peringatan anggota tidak dihiraukan tersangka, sehingga anggota pun membwrikan tindakkan tegas," ujar Kapolsek Bojong Loa Kidul Kompol Saryono, mewakili Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema kepada wartawan di mapolsekta Bojongloa Kidul, Rabu (5/12/2018).

Saryono mengatakan, ketiganya diamankan berawal dari adanya laporan polisi, soal tindak pidana pencurian bermotor. Dari situ, polisi melakukan pendalaman guna penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, pelaku pencurian motor, mengarah kepada tiga orang pelaku tersebut. Dari situ, polisi lakukan pengejaran terhadap ketiganya.

Alhasil, dari hasil penyelidikan polisi, ketiga pelaku berhasil diamankan. Mereka diamankan di wilayah Kota Bandung. Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil amankan lima kendaraan bermotor, yang merupakan hasil curian ketiga pelaku.

"Pelaku kerap mengincar, motor-motor yang terparkir di tempat keramaian dan juga kawasan perumahan yang sepi," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku menjual motor-motor hasil curian ke luar wilayah Bandung, seperti Garut dan Cianjur.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, ketiga pelaku mendekap di balik jeruji besi. Ketiga pelaku di jerat pasal 363 KHUPidana, dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun penjara.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR