180612155219-bayi-dalam-kardus-ungkap-hubungan-gelap-sales-cantik-dan-pria-beristri.jpg

liputan6.com

Bayi dalam Kardus Ungkap Hubungan Gelap Sales Cantik dan Pria Beristri

TKP

Selasa, 12 Juni 2018 | 15:52 WIB

Wartawan: Endan Suhendra

WARGA Desa Gemesekti, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, heboh oleh peristiwa penemuan penemuan bayi dalam kardus, Sabtu sore, 9 Juni 2018.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh Imam Supriyadi warga Gemesekti saat ia melintas di jalan setapak belakang perumahan penduduk. Beruntung, saat ditemukan bayi dalam keadaan hidup.

Baca Juga: Pacar Tidak Mau Tanggungjawab, Salesgirl Ini Buang Bayinya di Pinggir Jalan

Usai ditemukan, bayi tampan ini lantas dibawa ke bidan. Sang jabang bayi, mesti mendapat perawatan lantaran kondisi fisiknya yang masih lemah.

Penemuan bayi dalam kardus itu pun mendadak sontak menggegerkan warga Kebumen. Mereka segera melaporkan ke pemerintah desa dan Polsek Kebumen.

Memperoleh laporan itu, polisi langsung menyelidiki kasus ini. Tentu, pertama kali yang diperiksa adalah pelapor. Selain pelapor, polisi juga memeriksa warga setempat yang diduga mengetahui atau setidaknya memberi petunjuk soal penemuan bayi dalam kardus ini.

Baca Juga: Niat Ibu Lahiran di Kampung Halaman, Bayi Ini "Brojol" di Jalan Tol

Hasil penyelidikan awal menunjukkan, ada kemungkinan bayi tampan ini bukan anak warga Desa Gemesekti. Diduga, bayi dalam kardus ini dilahirkan oleh warga pendatang.

Hasil pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti yang ditemukan di lokasi mengarahkan polisi ke satu nama. Dialah ST, perempuan asal Pemalang, yang sehari-hari bekerja sebagai sales selang regulator.

Baca Juga: Di-hairdryer Empat Jam Nonstop Bayi Merah Ini Terpaksa Diamputasi

Perempuan berusia 22 tahun itu diketahui mengontrak rumah di sekitar lokasi penemuan bayi dalam kardus ini. Saat diperiksa, ia tak bisa mengelak.

Bukti menunjukkan bahwa dia baru saja melahirkan. Hasil pemeriksaan tim medis pun memperkuat dugaan itu.

Kepada polisi ST mengaku terpaksa menelantarkan bayinya lantaran bingung. Musababnya, pacar yang telah menghamilinya enggan bertanggung jawab.

Baca Juga: Terjebak Banjir, Balita Ini Diselamatkan Anggota Brimob

Ia ditinggalkan sang pacar dalam kondisi hamil. "Pacar saya ngakunya sudah punya keluarga dan tidak ingin diganggu," ucap ST kepada penyidik.

Bahkan, lantaran bingung, ST pun terpaksa melahirkan di kamar mandi tanpa bantuan orang lain. Ia berusaha menyembunyikan kehamilan dan kelahiran bayinya.

Ia pun mengaku menyesal telah tega membuang bayinya. Kepada petugas, ia sempat meminta untuk dipertemukan dengan bayi yang telah dilahirkannya.

Baca Juga: Warga Bojong Jati Digegerkan Temuan Bayi di Bawah Roda Bakso

Namun, penyesalan perempuan muda ini tak berarti menihilkan pelanggaran pidana. Ia tetap menjadi tersangka dalam kasus penelantaran bayi.

Kabag Ops Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu menegaskan tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 308 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

"Tersangka masih mendekam di Rutan Mapolsek Kebumen dan masih menjalani pemeriksaan," Arief menjelaskan.

Kepolisian juga memburu keberadaan pria beristri yang diduga ayah biologis bayi dalam kardus.

Sumber: liputan6.com

Editor: Endan Suhendra



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR