180606182707-warga-bojong-jati-digegerkan-temuan-bayi-di-bawah-roda-bakso.jpg

Engkos Kosasih

Warga Bojong Jati Digegerkan Temuan Bayi di Bawah Roda Bakso

TKP

Rabu, 6 Juni 2018 | 18:27 WIB

Wartawan: Engkos Kosasih

WARGA Kampung Bojong Jati RT 01/RW 06 Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung mendadak geger, Selasa (5/6/2018) malam pukul 21.00 WIB. Hal itu menyusul ditemukannya sesosok bayi laki-laki yang terbungkus jaket warna hijau tua yang dibiarkan tergeletak di bawah bekas roda jualan bakso.

Lokasi pembuangan bayi malang yang masih hidup itu di antara warung rumah warga dengan jalan inspeksi Sungai Citarum. Sebelum ditemukan warga, diperkirakan bayi laki-laki itu dibuang pelaku atau ibu kandungnya satu jam sebelumnya atau sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelum dibuang ibu kandungnya, diduga bayi baru beberapa saat dilahirkan. Pasalnya, bayi yang telanjang dan hanya dibungkus jaket itu masih berlumuran darah segar. Flasenta atau tali ari-arinya pun masih melekat di pusar bayi tersebut.

Dalam sekejap, warga pun banyak yang berdatangan ke lokasi ditemukannya bayi laki-laki tersebut. Namun siapa yang membuang bayi tersebut, masih dalam penyelidikan Polsek Solokanjeruk.

Saksi mata Yuli (40) mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan di bawah roda bekas jualan bakso. "Bayinya pun masih berlumuran darah yang melekat di tubuhnya. Tali ari-arinya masih melekat di pusar bayi tersebut," kata Yuli kepada wartawan di lokasi, Rabu (6/6/2018) siang.

Yuli mengatakan, bayi itu mulai ditemukan setelah suaminya, Nurdin (44) mendengar suara bayi menangis. Kemudian Nurdin memberi tahukan kepada istrinya. "Saat itu, suami sedang makan karena baru pulang dari solat sunat taraweh," katanya.

Setelah dilihat dari suara tangisan bayi itu, kata Yuli, bayi tersebut tergeletak kedinginan di atas tanah atau di bawah roda bekas bakso.

"Kami pun memberitahukan temuan bayi itu kepada tetangga lainnya. Kemudian, menginformasikan kepada RW setempat. Bahkan, saat ini bayinya dirawat di rumah Ketua RW. Bayi tersebut sempat dibawa ke rumah bidan Siti di Bojongemas untuk memastikan kesehatannya. Alhamdulilah, kondisi bayi katanya sehat," katanya.

Namun mulai jam berapa bayi itu dibiarkan telantar di bawah roda bakso, tidak ada yang tahu. Sebab saat magrib, Yuli masih buka usaha warungnya, belum ada bayi yang dibuang ke lokasi tersebut. "Setelah waktu adzan Isya, warung baru tutup karena akan melaksanakan taraweh. Kami memperkirakan, bayi tersebut dibuang pelaku lewat pukul 20.00 WIB," katanya.

Saat ini, bayi tersebut dirawat di rumah Ketua RW 06 Desa Bojongemas Ujang Mahfudin (38) dan istrinya Mira Martika (34) yang jaraknya sekitar 150 meter dari lokasi ditemukannya bayi yang dibuang tersebut. 

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR