180417123338-bejat-dua-orang-tua-di-subang-tega-setubuhi-anaknya-sendiri.jpg

Dally Kardilan

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni saat memberikan penjelasan kasus cabul yang terjadi di Cijambe, Subang.

Bejat, Dua Orang Tua di Subang Tega Setubuhi Anaknya Sendiri

TKP

Selasa, 17 April 2018 | 12:33 WIB

Wartawan: Dally Kardilan

2 Anak Jadi Pemuas Seks Orangtuanya

KEKERASAN seksual terhadap anak di bawah umur, kembali terungkap di wilayah hukum Polres Subang di 2 tempat yang berbeda. Kedua tersangka yang merupakan orang tua korbannya sendiri kini mendekam dalam tahanan Mapolres Subang.

Tersangka pertama KW (44) asal Gunungtua Kecamatan Cijambe, Subang yang merupakan ayah tiri korban berinitial MY (16) dengan tega menyetubuhi berkali kali di saat istrinya bekerja shift malam di sebuah pabrik garmen. Namun akhirnya kepergok oleh mertunya sendiri hingga dilaporkan ke polisi.

Kapolres Subang AKBP Muhamad Joni,S.IK didampingi Kasatreskrim AKP M Ilyas Rustiandi dan Panit PPA, Nenden Patimah kepada wartawan, Selasa (17/4/18) mengungkapkan aksi bejat KW sudah sejak tahun 2016 dan terakhir 2018. “Pengakuan tersangka dan korbannya sendiri lebih dari 6 kali.

Penangkapan tersangka KW berdasarkan laporan ibu korban yang tak lain Istri K sendiri yang mendengar cerita dari saksi EM, neneknya. Ditambah  kecurigaan ibu korban karena MY menjadi pediam. Setelah anaknya didesak akhirnya mengakui kalau dirinya selalu dijadikan pemuas nafsu.

Sedangkan kasus lainnya menimpa pelajar kelas 1 di salah satu Tsanawiyyah di Pusakanagara, Subang. Korban berinitial I (15) menjadi nafsu bejad ayahnya yang baru tinggal bersama 4 bulan lalu. Sebab, kata tersangka W (36) kalau korban sejak bayi sudah dititipkan dan dirawat oleh kakaknya karena ditinggalkan ibunya. 4 bulan lalu, ternyata dikembalikan karena kakaknya akan menjadi TKI ke Taiwan.

Melihat anaknya sudah besar, tersangka menjadi lupa daratan apalagi dipengaruhi minuman keras dan tega menggahinya. Perbuatan tersangka akhirnya terbongkar dan kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Pusakanagara.

Kedua tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun disebagaimana diatur Pasal 91 ayat 1,2,3 dan pasal 82 ayat 1 Jo pasal 76 E UU RI no.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.Bahkan hukumannya bisa ditambah 1/3 karena merupakan orangtuanya. (B.76)**


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR