180318191929-polisi-cari-pria-pemasang-cincin-secara-paksa-ke-jari-manis-shelma.jpg

Polisi Cari Pria Pemasang Cincin Secara Paksa ke Jari Manis Shelma

TKP

Minggu, 18 Maret 2018 | 19:19 WIB

Wartawan: Remy Suryadie

SHELMA (25), warga Kota Bandung, harus menahan sakit ditambah takut ketika jari manis tangan kirinya dipaksa dipasangkan cincin oleh pria tidak dikenal. Karena ukuran cincin kecil, jari manis korban pun bengkak karena aliran darahnya tersumbat.

Segala upaya dan cara korban melepaskan cincin yang terpasang di jari manisnya itu tidak membuahkaan hasil. Akibatnya, jarinya terus membengkak.

Orangtua korban sempat membawa anaknya ke rumah sakit ternama di kota Bandung dan disarankan untuk diamputasi. Namun setelah dibawa ke RS Hasan Sadikin, cincin yang melekat di jari manis korban berhasil dilepas. Namun, untuk melepas cincin tersebut, tim medis RSHS harus menggunakan gunting raja.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian tersebut berawal saat Shelma mengunjungi sebuah mal di Jalan Pajajaran, Kota Bandung pada akhir pekan ini. Saat asyik jalan-jalan, korban dicegat seorang pria tak dikenal. Pria itu kemudian memaksa korban mengenakan cincin.

Shelma tentu saja menolaknya. Namun, si pria memaksa dengan memegangi tangannya. Setelah cincin terpasang, pria tersebut pun meninggalkan korban. Namun masalah muncul, akibat mengenakan cincin itu, jari manis Shelma bengkak. Bahkan cincin stainlees itu sulit dilepaskan.

Akibat kejadian yang menimpa anaknya itu, orangtua korban, Ricky melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Bandung.

Udi Irawan (45), petugas keamanan mal membenarkan ada peristiwa seorang gadis dipaksa mengenakan cincin. "Meski menolak, pria itu tetap memaksa korban mengenakan cincin. Akhirnya cincin tersebut masuk ke jari manis tangan kiri gadis itu," kata Udi Irawan, Minggu (18/3/2018).

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M. Yoris Maulana membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku telah menerima laporan terkait peristiwa pria tak dikenal yang memaksa seorang gadis mengenakan cincin.

"Benar kita telah menerima laporan tersebut. Kita sudah sebar anggota untuk lidik dan menangkap pelaku. Mudah mudahan segara tertangkap," jelasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR