Serang Polisi dengan Pisau, Bandar Jaringan Narkoba Internasional asal Cina Ditembak Mati

Remy Suryadie

Serang Polisi dengan Pisau, Bandar Jaringan Narkoba Internasional asal Cina Ditembak Mati

TKP

Sabtu, 13 Januari 2018 | 18:17 WIB

Wartawan: Remy Suryadie

XIAO Yi alias Xiao Xiao (27), seorang warga negara asing (WNA) asal Ghuang Dong, Cina terpaksa ditembak mati oleh Satresnarkoba Polrestabes Bandung, lantaran melakukan perlawanan kepada anggota polisi.

Sebelumnya anggota menggeledah tersangka di kediamannya jalan  Atlantic 5  No 11  Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (13/1/2018) dini hari. Saat petugas menemukan sabu dan ekstasi, tersangka langsung melakukan perlawan kepada petugas. Secara tiba-tiba ia menusukan senjata tajam pisau kepada salah seorang anggota.

Xiao Yi merupakan salah satu bandar jaringan internasional, tidak hanya itu pelaku pun merupakan pemesan narkotika jenis ketamine atau bahan baku narkoba berupa ekstasi dan sabu, yang dipesannya dari Cina.

"Pelaku terpaksa ditembak mati, lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Bahkan pelaku pun sempat melukai salah satu anggota kita dengan menusukkan pisau lipat, sehingga anggota pun harus mendapatkan perawatan medis akibat luka ditangan," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo didampingi Kasat ResNarkoba Polrestabes Bandung AKBP Haryo Tedjo kepada wartawan di kamar jenazah RS Sartika Asih, Sabtu (13/1/2018).

Dipaparkan Hendro, kasus ini merupakan pengembangan dari diamankannya Zhank/Baiqian alias Penji warga negara asing asal Cina, yang diamankan oleh petugas bea dan cukai di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, pada hari Rabu (10/1/2018) sekira pukul 20.30 wib. Yang mana tersangka Penji membawa narkotika jenis ketamine sebanyak 4 kg, yang disembunyikan di handuk didalam koper miliknya. Setelah itu pihak kantor pengawasan dan pelayanan bea cukai (KPPBC) tipe madya A Bandung bekerjasama dengan SatresNarkoba Polrestabes Bandung untuk melakukan pengembangan ke Jakarta.

Dari hasil interogasi awal, lanjutnya tersangka Zhang mengaku bahwa narkotika tersebut dibawa dari Malaysia untuk ke Bandung dan ke Jakarta. Dan setiba tersangka Zhang di Bandara Husein Sastranegara akan dijemput oleh seseorang yang diduga merupakan utusan dari Jakarta.

"Setelah mengamankan tersangka Zhang, anggota pun mengamankan Uud Maaud yang mana dari pengakuannya, dirinya telah menerima orderan penjemputan dari saudara Ucok  untuk menjemput saudara Zhang dari Bandara Husein Sastranegara untuk kemudian diantar ke Jakarta.

"Anggota pun langsung melakukan pengembangan yang dipimpin langsung oleh KasatresNarkoba AKBP Haryo Tedjo dan Kanit I Iptu Tanwin ke jakarta untuk mengetajui peran tersangka Zhang. sat Res narkoba Polrestabes Bandung berkoordinasi dengan satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk melakukan control delivery dengan membawa serta Uud dan Zhang ke lokasi yang ditentukan," jelasnya.

Masih dikatakan Hendro, pada hari Kamis (11/1/2018) anggota yang melakukan kontrol delivery berhasil mengamankan  Teng Budiman alias Ucok dan 2 orang laki-laki WNA bernama Xiao Yi alias Xiao Xiao dan 1 orang perempuan bernama Fang Fang  di Mangga Dua Square.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap orang orang yang diamankan ternyata Xiao Yi yan memerintah ucok untuk memesan uud untuk menjemput Zhang di bandara Husein," jelasnya.

Masih dikatakannya, akhirnya anggita pun melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan  di rumah saudara XIAO YI alias XIAO XIAO di jalan  Atlantic 5  No 11  Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Dan saat anggota melakukan penggeledahan rumah yang saat itu didampingi dan disaksikan pembantu bernama Mei Mei dan security Atlantic City tepatnya di kamar saudara Xiao Yi. Dan saat anggota menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi di bawah tempat tidur tiba-tiba saudara Xiao berusaha menyerang salah satu anggota xengan pisau lipat.

"Akibatnya anggota bernama Brigadir Lindra Yusmediansyah mengalami luka tusukan dibagian tangan. Tidak hanya itu pelaku Xiao Yi tetap melakukan perlawanan yang mengancam keselamatan anggota, sehingga dengan tegas anggota pun melumpuhkan pelaku, "jelasnya.

Pelaku sempat dibawa ke RS Kramat jati. Dan setelah berkoordinasi dengan dokter forensik di rumah sakit Kramat Jati diketahui bahwa hasil tes urine terhadap saudara xiao-xiao dinyatakan positif amfhetamin, methamfetamin, thv, benzo xan mdma.

"Kini penyidik satresnarkoba Polrestabes bandung masih mengembangkan kasus tetsebut dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap oramg oramg yang telah diamankan," jelasnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR