180912110514-kontr.jpg

dailymail

Kontroversi AS Terbuka Berlanjut, Tak Ada yang Membela Wasit Siap Boikot Serena Williams

Sport

Rabu, 12 September 2018 | 11:05 WIB

Wartawan: Mia Fahrani

Kontroversi final putri seri Grand Slam Amerika Terbuka antara petenis tuan rumah Serena Williams dan petenis Jepang Naomi Osaka, Sabtu lalu ternyata masih berlanjut. Menyusul “pelecehan verbal” yang dilakukan Serena pada wasit Carlos Ramos yang disebutnya pencuri dan pembohong karena menjatuhinya tiga kali pelanggaran, kalangan umpire atau wasit memberikan tanggapan. 

Dikutip dari DailyMail, Rabu (12 September 2018) berawal dari keterangan Serena yang kalah dari Naomi pada reporter usai pemberian trofi. Ia menyebut hukuman yang diterimanya bagian dari seksisme, ketidakadilan berdasar gender. Menurutnya luapan emosi hal yang lumrah apalagi petenis pria biasa melakukannya. Pihak Women's Tennis Association (WTA) dan United States Tennis Association (USTA) sendiri mendukung Serena.

Pelecehan verbal.

Seksis?

Namun kini muncul kabar yang menyebut sejumlah wasit tidak sepakat dengan pernyataan Serena. Apalagi faktanya Serena tetap mendapat sanksi berupa denda sebesar 17 ribu dolar AS karena tak bisa menahan emosi dan Ramos mengaku dirinya hanya menjalankan aturan. Seorang sumber yang menolak disebutkan namanya menyebut saat ini ada konsensus di antara sejumlah wasit yang merasa tidak mendapat dukungan USTA.

Lebih jauh mereka mulai mendiskusikan kemungkinan memboikot Serena Williams. Para pengadil ini bakal menolak bertugas untuk pertandingan yang melibatkan Serena selama tak ada dukungan setara dari badan tenis untuk mereka. Ramos yang bertugas di final Amerika Terbuka lalu terbilang veteran dengan pengalaman hampir 30 tahun. Urusan juga melebar ke isu lain seperti fee.

Carlos Ramos.

Berbuntut panjang.

Ramos yang masuk daftar wasit kategori emas ITF hanya mendapat £370 atau sekitar Rp 6,9 juta. Mereka berpikir apakah layak dengan bayaran seperti itu para wasit bertugas dengan risiko seperti yang diterima Ramos. Pembelaan untuk Ramos pun dirilis secara resmi.  

 “Carlos Ramos adalah salah satu wasit paling berpengalaman dan dihormati di dunia tenis. Keputusan Ramos sesuai dengan aturan yang relevan dan ditegaskan kembali oleh keputusan AS Terbuka untuk mendampingi Ms Williams atas tiga pelanggaran.”

WTA Chief Executive Steve Simons.

USTA President Katrina Adams bersama Serena beberapa waktu lalu.

 “Dapat dimengerti insiden ini mendapat banyak perhatian  dan disesalkan karena harus memancing perdebatan. Namun di saat yang sama, penting untuk diingat Ramos menjalankan tugasnya  sesuai  buku aturan yang relevan dan bertindak setiap saat dengan profesionalisme dan integritas.”

Demikian pernyataan untuk pembelaan Ramos dan mengenai detail para wasit yang berniat menolak bertugas jika Serena Williams yang berlaga sepertinya masih harus ditunggu lebih jauh.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR