BK Porda, Anggar Kab. Bandung Turunkan 17 Atlet

gatra

Ilustrasi.

BK Porda, Anggar Kab. Bandung Turunkan 17 Atlet

Sport

Kamis, 7 Desember 2017 | 18:29 WIB

Wartawan: Ferdy Soegito Putra

TIM anggar Kabupaten Bandung, akan terjunkan 17 atletnya pada Babak Kualifikasi (BK) Porda ke-XIII di Kabupaten Bogor, Minggu (10/12/2017).

Menurut Pelatih tim anggar Kabupaten Bandung, Christine Timisela, pihaknya lebih mengandalkan atlet juniornya dalam mengikuti BK Porda XIII. Dimana dari ke-17 atlet yang telah dipersiapkan hanya terdapat 4 atlet senior didalamnya.

"Atlet Kabupaten Bandung yang akan terjun di Porda ada 17 atlet dan itu didominasi atlet junior. 13 orang junior, sisanya senior," ungkapnya saat di jumpai di Hall Anggar Provinsi Jawa Barat, Padjajaran, Kota Bandung, Kamis (7/12/2017)

Ia mengaku tidak gentar saat akan menghadapi tim yang diisi para atlet senior. Ia percaya kemampuan anak asuhnya dapat mengimbangi lawan-lawannya di BK.

"Kalau saya tidak gentar dengan atlet senior karena sebagian besar saya yakin sudah memiliki kesibukan," katanya.

Untuk target, Christine optimis dapat meloloskan minimal di 6 nomor pertandingan, diantaranya floret individu putra/putri, beregu dan degn putra/putri, beregu.

"Kita berharap floret individu dan beregu, dehn individu dan beregu. Jadi dari 12 nomor itu kami lebih memfokuskan di 6 nomor ini," katanya

Mengenai kesiapan atlet, ia menuturkan, atletnya sudah siap 100%. Meskipun, 4 atletnya tengah dalam masa penurunan setelah mengikuti kejurnas pekan lalu.

"Ada 4  atlet senior yang ikut kejurnas, setelah kejurnas disitu harusnya masa penurunan kita harus siasati dan akan diberi kiat-kiat untuk agar bisa berbicara diBK porda," ujarnya.

Sedangkan target medali yang dicanangkan tim anggar Kabupaten Bandung, pihaknya menargetkan 1 medali emas. Mengingat semua  daerah memiliki peluang yang sama.

"Target karena persaingan ketat dari 16 kota/kabupaten disana semua bersaing, merasa punya kans. 1 emas saja sudah Alhamdulillah," katanya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR