Disingkirkan Jepang, Ini Kata Manajer Tim Bulutangkis Indonesia

badmintonindonesia.org

Edi Subaktiar/Annisa Saufika

Disingkirkan Jepang, Ini Kata Manajer Tim Bulutangkis Indonesia

Sport

Jumat, 17 Februari 2017 | 21:34 WIB

Wartawan: Endan Suhendra

TIM Indonesia terpaksa menelan kekalahan di babak perempat final Asia Mixed Team Championships 2017. Setelah sempat unggul 2-0, Indonesia akhirnya tersusul Jepang menjadi 2-3. Hasil ini sekaligus mengakhiri langkah tim Garuda di Ho Chi Minh, Vietnam.

Edi Subaktiar/Annisa Saufika menjadi partai penutup pertandingan hari ini. Saat Indonesia dalam posisi imbang 2-2, Edi/Annisa menjadi harapan untuk merebut poin penentu.

Sayang mereka akhirnya menyerah dua game langsung dari Yuta Watanabe/Arisa Higashino, 16-21 dan 17-21.

“Setelah imbang 2-2, Edi/Annisa memang jadi harapan penentu kemenangan. Sayang ketika unggul 15-9 di game pertama, mereka malah terkunci dan kehilangan banyak poin. Di game kedua, posisi Edi/Annisa sudah tertekan. Sementara lawan permainannya makin berkembang,” kata Lius Pongoh, manajer tim Indonesia seperti dirilis badmintonindonesia.org.

Pada laga ini, Indonesia lebih dulu merebut dua poin melalui Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Hanna Ramadini. Sayang di partai ketiga, Muhammad Bayu Pangisthu tak bisa merebut poin untuk Indonesia.

“Penampilan Bayu masih di luar harapan. Dia harusnya tidak kalah mudah begitu. Dia terlalu ingin cepat-cepat menghabisi lawan. Padahal seharusnya enggak. Untuk ganda putra hasilnya sesuai prediksi kami. Hanna juga bisa bermain bagus,” ujar Lius.

“Di ganda putri memang masih kalah. Bolanya juga masih kalah dari Jepang. Kalau lihat di atas kertas, ganda campuran bisa mengambil poin. Apalagi Edi kan masih lebih senior dari Yuta. Tapi mereka semua sudah maksimal,” tambah Lius lagi.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR