Pemkab Bandung Beri Kadeudeuh pada Atlet Peparda V/2018

Sport

Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:11 WIB

191010151231-pemka.jpg

Ferdy Soegito Putra

PEMERINTAH Kabupaten Bandung berikan apresiasi (kadedeuh) kepada para atlet yang sudah berhasil meraih prestasi pada ajang Pekan Paralympic Daerah (Peparda) V tahun 2018, di Gor Gymnasium, SOR Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Kamis (10/10/2019).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bandung, Slamet Mulyana berharap, dari pemberian ini, para atlet Kabupaten Bandung bisa terus membawa nama harum Kabupaten Bandung baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.

"Alhamdulillah, pada hari ini Pemerintah Kabupaten Bandung bisa memberikan secara langsung kadedeuh bagi para atlet yang berpreatasi di Peparda V/2018 Kabupaten Bogor lalu, Tentunya dari hasil kita berharap bisa terus mendongkrak semangat para atlet untuk mengharumkan nama Kabupaten Bandung di event-event selanjutnya," kata Slamet pada acara Pemberian Uang Kadedeuh Atlet dan Pelatih Peparda V tahun 2018.

Pada Peparda V/2018 lalu, ia mengaku tidak menduga jika NPCI Kabupaten Bandung bisa meraih prestasi diluar dari yang dicanangkan. Diketahui, pada Peparda V/2018, Kontingen Kabupaten Bandung telah menargetkan berada di posisi ke-15. Namun pada kenyataannya Kabupaten Bandung mampu melampaui target dengan finish di posisi ke-8.

"Dari apa yang sudah disampaikan, bahwa dalam perjalannnya NPCI Kabupaten Bandung menargetkan untuk masuk ke ranking 15, tapi alhamdulillah kita bisa meraih posisi delapan besar dengan sumbangan 11 medali emas, 9 medali perak dan 14 medali perunggu, tentu ini sangat membanggakan Pemerintah Kabupaten dan Dispora yang secara teknis merupakan mitra dari NPCI," jelasnya.

Ia pun menilai, bahwa hasil yang sudah diraih oleh NPCI Kabupaten Bandung merupakan hasil dari tekad dan semangat juang seluruh jajaran kepengurusan NPCI Kabupaten Bandung, termasuk pelatih dan atlet sebagai ujung tombak.

"Ini tidak lepas dari peran tekad dan semangat juang bersama. Mulai dari Pemerintah, jajaran pengurus, pelatih dan atlet. Maka tidak heran keyika saya menyampaikan kepada Bupati Bandung, Dadang M Naser. Ia menyatakan turut bangga, bahwa atlet disabilitas bisa mengharumkan nama Kabupaten Bansunh di bidang prestasi olahraga," katanya.

Menyinggung mengenai nominal kadedeuh yang diberikan, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan tidak ada perbedaan dengan pemberian kadedeuh bagi atlet Porda XIII/2018. Dan hal tersebut membuktikan bahwa Pemerintah tidak pernah membeda-bedakan hak bagi warga Kabupaten Bandung.

"Ini satu bentuk kesetaraan dan kesejajaran dimana dari keterbatasan yang dimiliki, mereka pun mampu mengangkat nama Kabupaten Bandung di ajang Peparda V/2018 kemarin. Sehingga bonus serta penghargaan yang diberikan kepada para atlet semua sama dengan atlet pada umumnya," ujarnya.

Adapun nominal kadedeuh yang diberikan kepada atlet peraih medali emas diketahui berjumlah sebesar Rp 50 juta, medali perak Rp 25 juta dan perunggu sebesar Rp 15 juta. "Penghargaan sama kita diberikan. Dengan demikian insyaallah bisa menjamin kehidupan mereka," katanya.

Lebih lanjut, Slamet mengatakan bahwa Pemerintah akan terus mendukung serta mendorong pembinaan melalui dana hibah yang qkan diberikan di setiap tahunnya. Bahkan untuk tahun 2020, Pemkab sudah merencanakan khusus untuk pembinaan di NPCI.

"Support pembinaan untuk olahraga kita anggarkan melalui dana hibah, sekarang masih dalam pembahasan tapi mudah-mudahan anggaran yang diperoleh cukup untuk bisa melakukan pembinaan. Dan nanti bisa berlanjut di anggaran perubahan," katanya.

Maka dari itu ia menegaskan agar prestasi atlet disabilitas Kabupaten Bandung, kedepan bisa terus meningkat. Tidak hanya di level daerah saja melainkan di tingkat nasional dan internasional.

"Harapannya tingkatkan prestasi di tingkat Jabar, nasional dan internasional. Jadi pesan saya tidak hanya membawa nama harum daerah saja tapi bangsa dan negara," tandasnya.

Sedangkan Ketua NPCI Kabupaten Bandung, Senny Aprilianty berharap, dengan adanya kadedeuh ini pihaknya berharap bisa terus meningkatkan semangat para atlet untuk mempertahankan prestasi.

"Harapan kedepan mudah-mudahan dengan adanya bonus dan kadedeuh minimal bisa mempertahankan atlet di Kabupaten Bandung, pada tahun ini kita memang belum bisa nyumbangkan atlet di Pelatnas. Tapi mudah-mudahan tahun depan bisa, kalau pelatda Insyaallah kita bisa menyumbangkan," katanya.

Mengenai program pembinaan NPCI Kabupaten Bandung kedepan, pihaknya akan mengadakan selekai berjenjang untuk persiapan Peparda dan Peparnas berikutnya. "Pembinaan tahun depan kita akan ada semacam seleksi berjenjang untuk persiapan Peparda dab Peparnas jadi atlet yang belum memiliki kesempatan masuk Pelatda sekarang akan terus dibina agar kedepan bisa ikut serta di Pelatda Jabar," katanya.

Ia pun mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. Mengingat nominal bonus kepada atlet disabilitas sudah merata seperti pada atlet pada umumnya. "Pemerintah telah memberikan perhatian yang sama, tentu kami sangat berterima kasih mudah-mudahan kedepan kita bisa lebih berprestasi lagi," pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA