NPCI Gelar Pelatda Mulai November

Sport

Jumat, 13 September 2019 | 16:03 WIB

190913160425-npci-.jpg

Ferdy Soegito Putra

NATIONAL Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Barat memastikan pelaksannaan Pelatda untuk menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2020 di Papua akan berlangsung pada bulan November 2019 mendatang.

Selain sudah menetapkan tim inti, mulai dari atlet, pelatih dan official. NPCI Jabar sudah membentuk tim untuk menentukan tempat yang layak untuk melaksanakan proses Pelatda. Pada tahun ini, proses Pelatda akan dilaksanakan di sejumlah kota/kabupaten di Jawa Barat.

"Dari hasil rapat kordinasi (Rakor) kemarin saya sudah menugaskan Binpres untuk segera membentuk tim dan menentukan dimana saja Pelatda akan dilaksanakan," kata Ketua Umum NPCI Jawa Barat, Supriatna Gumilar saat di jumpqai di Sekretariat NPCI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (13/9/2019).

Lanjut dia, dalam menentukan tempat pelaksanaan Pelatda, pada minggu ini pihaknya akan segera melakukan monitoring ke kota/kabupaten yang sudah mengajukan diri. Adapun jumlah daerah yang sudah mengajukan disebut sebanyak 15 daerah.

"Ada 15 daerah yang sudah mengajukan, dan mulai minggu besok tim kami akan terjun kelapangan untuk menentukan kelayakannya. Jadi kita akan memonitoring ke daerah-daerah yang yang menginginkan kabupaten/kotanya menjadi tuan rumah Pelatda," katanya.

Membahas mengenai kriteria, ia mengaku akan memilih daerah yang memiliki akses yang mudah di jangkau. Mulai dari hotel ke venue, dan ke Rumah Sakit (RS). Termasuk fasilitas peunjang bagi para atlet disabilitas.

"Yang paling utama aksebilitasnya. Mulai dari akses kursi roda, lalu jarak tempuh dari hotel ke venue dan Rumah Sakit. Itu yang paling penting menurut saya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan," tegasnya.

Membahas mengenai salah satu daerah yang sudah mengajukan, ia mengatakan, salah satunya adalah Kabupaten Indramayu. "Untuk wilayah Priangan Timur yang pertama itu Cirebon, lalu Indramayu. Indramayu sudah mengajukan agar Pelatda panahan bisa dilaksanakan disan," katanya.

Termasuk Kota Bandung, dikatakan telah mengajukan untuk cabang olahraga renang dan bulu tangkis. "Kota Bandung pun sama, sudah mengajukan, renang dan bulu tangkis. Dqn ada kota/kabupaten lain yang mengajukan cabor yang sama," ungkapnya.

Maka dari itu, saat melakukan peninjauan, pihaknya akan betul-betul memilih dan melihat secara objektif, mana tempat yang layak untuk dijadikan tempat pelaksanaan Pelatda bagi cabang-cabang olahraga tertentu.

"Itu akan kita putuskan seadil-adilnya, kitq akan melihat dari keadaan dilapangan yang sebenar-benarnya," tegasnya.

Menyinggung mengenai bantuan (anggaran) untuk melaksanakan Pelatda. Pemerintah Provinsi dikatakan akan segera membantu. Mengingat rencana pemberian bantuan sebelumnya (anggaran perubahan) sangat jauh dan tidak sesuai dengan harapan.

"Sementara ini nominalnya tidak disebutkan tapi Pemprov sudah menjanjikan bahwa anggaran perubahan akan ditambah. Sudah kita syukuri alhamdulillah karena tanggapan Pemprov sudah oke dan yang jelas kita sudah dapat penambahan anggaran, sudah dijanjikan," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA