Yayasan Lentera Anak : Akan Ada Sponsor Lain yang Gantikan PB Djarum

Sport

Senin, 9 September 2019 | 14:36 WIB

190909143806-yayas.jpg

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Djarum Foundation berhenti melibatkan anak sebagai promosi citra merek dagang rokok melalui audisi umum beasiswa bulu tangkis.

Desakan yang berakhir dengan pernyataan Djarum yang berencana menghentikan program audisi umum beasiswa bulu tangkis pada tahun depan tersebut, mendapat dukungan Yayasan Lentera Anak. 

Menurut Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari, Program Beasiswa (PB) bulu tangkis seperti yang diselenggarakan Djarum tidak akan benar-benar hilang.

Ia optimis, akan ada sponsor lain (non rokok) yang mampu menggantikan kualitas PB Djarum Djarum yang telah terbukti menghasilkan atlet bulu tangkis andal.

“Yang menjadi klub badminton di indonesia tidak hanya PB Djarum. Ada juga PB Jaya raya yang usianya sudah puluhan tahun dan menghasilkan pemain-pemain legenda juga. Perkiraan saya, audisi umum beasiswa bulu tangkis pada tahun depan akan tetap jalan cuman bukan Djarum yang muncul,” ujar Lisda yang dikuti[ saat On Air di Radio PR FM 107,5 News Channel, Senin (9/9/2019).

Selain itu, Lisda turut menyayangkan pernyataan pihak Kementerian Pemuda dan Olargara (Kemenpora) yang menyebut audisi PB Djarum bebas dari eksploitasi anak. 

Padahal, lanjut Lisda, KPAI telah menyatakan audisi umum beasiswa bulu tangkis yang diadakan Djarum telah terbukti melanggar aturan.

“Saya sebetulnya menyesalkan Kemenpora mengatakan tidak ada unsur ekploitasi, harusnya diskusi dulu dengan KPAI. Menpora sebagai lembaga Negara yang punya kewajiban melaksanakan peraturan. Simpelnya kita hanya ingin audisi itu mematuhi peraturan,” imbuhnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA