Kembali Hadapi Junior di Final Amerika Terbuka 2019, Serena Williams Dihantui Drama Osaka

Sport

Jumat, 6 September 2019 | 12:50 WIB

190906124912-dihan.jpg

dailymail

Mimpi Serena Williams memenangi titel Grand Slam ke-24 tinggal satu langkah lagi. Petenis Amerika Serikat berusia 37 tahun itu memiliki kesempatan menyamai rekor Margaret Court setelah mengalahkan unggulan lima Elina Svitolina 6-3, 6-1 di semifinal US Open yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium.

Dikutip dari DailyMail, Jumat (6/9/2019) di final akhir pekan ini Serena bakal menghadapi  petenis remaja Kanada Bianca Andreescu (19) yang mengalahkan wakil Swiss Belinda Bencic (22). Jika berhasil mencatatkan rekor barunya, gelar US Open edisi 2019 juga akan menjadi kemenangan pertamanya sebagai ibu.

Running to final.

Elina Svitolina.

Istri pendiri Reddit, Alexis Ohanian itu terakhir mengangkat trofi juara tahun 2017 di seri  Australia Terbuka dengan kondisi mengandung sang putri, Alexis Olympia. Ditanya mengenai rekornya, Serena yang kemarin mencatatkan kemenangan ke-101 sepanjang keikutsertaan di US Open, sekaligus menyamai rekor Chris Evert, mengaku tak terlalu memikirkannya. 

“Aku  tidak memikirkannya. Aku hanya datang ke sini dan melakukan apa yang aku bisa. Berada di record list mana pun tak masalah tapi aku senang jika bisa melakukannya,” katanya.

Legenda tenis Billie Jean King ikut menyaksikan kemenangan Serena di semifinal.

WOMEN'S SINGLES WINS AT THE US OPEN

101 - Chris Evert

101 - Serena Williams

89 - Martina Navratilova

79 - Venus Williams

73 - Steffi Graf

Hal lain yang disebut menjadi tantangan terbesar bagi Williams yaitu ketenangannya. Ini merujuk pada final tahun lalu kala adik Venus Williams itu berhadapan dengan Naomi Osaka yang saat itu berusia 19 tahun. Ia dianggap melakukan kekerasan verbal terhadap wasit.

Congrats dan good luck!

Kala itu Williams menjadi berita menyusul drama antara dirinya dengan wasit Carlos Ramos.  Kontroversi diawali peringatan karena sang pelatih dianggap memberikan kode.  Berikutnya Serena mendapat peringatan kedua karena tak mampu mengendalikan emosi dengan membanting raket.

Puncaknya Carlos memberikan sanksi yang membuatnya kehilangan poin. Serena pun gagal meraih gelar juara. Bagaimana dengan edisi tahun ini yang kembali mempertemukannya dengan petenis remaja?

We’ll see..!

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA