Pengprov TI Jabar Lakukan Pemusatan Latihan Usai Ramadan

Sport

Kamis, 16 Mei 2019 | 16:57 WIB

190516165845-pengp.jpg

net

PENGURUS Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat memastikan program Pemusatan Latihan Olahraga Daerah (Pelatda) untuk menghadapi babak kualifikasi (BK) PON XX akan dimulai setelah bulan Ramadan.

"Kalau tidak ada hambatan, Pelatda kita mulai setelah Ramadan. Dari diskusi terakhir seperti itu rencananya, mudah-mudahan langsung," kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov TI Jabar, Bayu Firmansyah, di Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (16/5/2019).

Sebelum menuju Pelatda, seluruh taekwondoin Jabar diharapkan bisa menjaga performa serta kondisi fisiknya selama manjalani ibadah. Ditambah proses latihan sementara ini masih bersifat desentralisasi di kota/kabupaten masing-masing.

"Sekarang kan masih desentralisasi di daerahnya masing-masing, jadi diharapkan pada bulan ini para atlet bisa menjaga kondisi fisik dan performanya agar pada saat dipanggil untuk melaksanakan Pelatda mereka selalu dalam keadaan siap," katanya.

Meskipun Pelatda baru akan dilaksanakan pasca Ramadan, namun Pengprov TI memastikan sudah memiliki data atlet yang akan mengisi tim Pelatda nanti. Para atlet diambil dari hasil seleksi baik dari kejuar nasional (Kejurnas) maupun event-event yang lainnya.

"Kalau atlet kita sudah siap, sudah ada sejak sebelum Ramadan. Dan kemarin yang verifikasi ke KONI itu Sekum kita, beberapa atlet diambil dari hasil Kejurnas lalu beberapa event lainnya, kita seleksi," katanya.

Kendati demikian, dari atlet yang ada sekarang, pihaknya masih memberlakukan sistem promosi dan degradasi. Dengan tujuan menjaga persaingan diantara atlet.

"Tetap kita berlakukan promosi degradasi, jangan sampai ada yang merasa aman. Mereka harus menjaga performnya sebagai seorang atlet Jawa Barat, yang jelas ketika atletnya malas latihan, pasti akan tersusul dengan yang rajin latihan," pungkasnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR