Di Bulan Ramadan, Atlet Pelajar Disabilitas Kab. Bandung Tetap Berlatih

Sport

Senin, 13 Mei 2019 | 15:45 WIB

190513154626-di-bu.jpg

Ferdy Soegito Putra

AGAR bisa tampil maksimal di ajang Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) taun 2019, para atlet pelajar National Paralympic Commite of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung tetap melaksanakan program pemusatan latihan di bulan Ramadan.

Adapun program pemusatan yang dilakukan oleh NPCI Kabupaten Bandung sudah berjalan sejak 3 pekan yang lalu, dan rencananya pemusatan latihan di bulan Ramadhan akan berakhir pada H-5 Idul Fitri.

"Untuk bulan puasa ini kita tetap berjalan, kalaupun ada rencana untuk istirahat itu di H-5 sampai H+5, jadi 10 harian kita off, setelah itu kita lanjut kembali," ungkap Ketua NPCI Kabupaten Bandung Senny Aprilianty, saat dijumpai di kompleks SOR Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Senin (13/5/2019).

Mengenai porsi latihan, pihaknya mengaku tengah menyerahkan hal tersebut kepada para pelatih di setiap cabang olahraga (cabor). Namun, untuk waktu, ia masih mengikuti jadwal yang sudah tercatat di UPT SJH.

"Untuk waktu tidak ada yang berubah, artinya tetap, karena terkait perizinan yang diberikan disini, lalu kita juga sudah tercatat di UPT, sesuai jadwal saja. untuk porsi latihan disesuaikan dengan cabor masing-masing," katanya.

Ia berharap dengan program pemusatan latihan bisa meningkatkan performa serta catatan waktu para atlet. Adapun catatan rekor yang diharapkan minimal mendekati catatan pada ajang Peparpenas lalu.

"Target kita kejar limit-limit waktu Peparpenas kemarin saja, misalnya di atletik dan renang itu kita kejar waktunya. Semakin tipis saya rasa akan semakin bagus. Kalau untuk nomor-nomor permainan itu beda lagi, karena skill permainan berbeda," katanya.

Sedangkan total atlet pelajar yang mengikuti program pemusatan latihan diketahui terdapat sebanyak 41 orang dan rencananya merekaakan diterjunkan ke beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan seperti tenis meja, atletik, bulu tangkis, catur, renang dan bocia.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR