Gagal Juarai Singapura Terbuka, Begini Penjelasan Anthony Ginting

Sport

Minggu, 14 April 2019 | 19:50 WIB

190414195226-gagal.jpg

badmintonindonesia.org

TUNGGAL putra Anthony Sinisuka Ginting harus puas menduduki podium kedua pada Singapore Open 2019, Minggu (14/4). Ia kalah usai melawan Kento Momota (Jepang) dalam tiga game, 21-10, 19-21, 13-21.

Anthony membuka game pertama dengan penuh pecaya diri. Ia menang meyakinkan dengan skor jauh 21-10. Masuk ke game dua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Anthony yang sudah memimpin 16-11, balik tersusul menjadi 17-17. Hingga pada akhirnya tunggal putra Pelatnas PBSI ini harus menyerahkan kemenangan game kedua 19-21.

Baca Juga: Anthony Ginting Runner-up, Indonesia Tanpa Gelar di Singapura Terbuka

“Di game pertama saya memang memegang kendali pertandingan sampai selesai. Tadi di game kedua sempat unggul-unggul juga, mepet-mepet juga poinnya sampai akhir. Cuma di poin kritis, saya nggak bisa menggunakan kesempatan. Nggak tepat cara mainnya. Dari kondisi lapangan kan menang angin, mau nggak mau inisiatif menyerangnya lebih banyak. Tapi di game kedua akhir dia lebih antisipasi mainnya,” jelas Anthony di laman badmintonindonesia.org.

Di game penentu, Anthony membawa angin segar saat unggul 11-7 dan 12-8. Namun di luar dugaan Momota balik menyalip kedudukan dengan merebut sembilan angka. Anthony pun tertinggal 12-17. Setelah itu, Anthony tak bisa bicara banyak. Ia terus berada di bawah Momota hingga kalah 13-21.

Baca Juga: Hendra/Ahsan Gagal Juarai Singapura Terbuka

“Game ketiga saya berusaha mengambil poin sebanyak-banyaknya, karena lapangannya enak buat kami. Saat interval juga sempat leading juga tapi pas pindah lapangan, mungkin Momota juga lebih antisipasi lagi, sama seperti di game kedua akhir tadi,” sambung Anthony.

Hasil Anthony menyamai pencapaian pasangan ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang juga menjadi runner up di turnamen ini.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR