Renang Jabar Masih Berpeluang Pertahankan Medali Emas di PON XX/Papua

Sport

Rabu, 10 April 2019 | 16:56 WIB

190410165702-renan.jpg

PENGURUS Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Barat memastikan bahwa Jawa Barat masih memiliki peluang untuk mempertahankan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 Papua.

"Mengenai posisi Jawa Barat, mau bagaimana pun kita masih punya nomor-nomor unggulan dan kita sudah mapping," ungkap Sekretaris Umum Pengprov PRSI Jabar, Vera Ariesa saat ditemui di sekretariat PRSI Jabar, komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (10/4/2019)

Meskipun demikian, pihaknya mengaku bahwa dalam satu tahun kebelakang semua pesaing Jabar di PON sudah menutupi kekuatannya masing-masing.

"Memang dalam satu tahun kebelakang ini setiap daerah sudah mulai tertutup, namun kita masih optimistis," ujarnya

Ia pun memastikan selain dari nomor unggulan, pihaknya akan segera mengetahui peta kekuatan lawan melalui ajang babak kualifikasi (BK) tahap ke-1 yakni di ajang kejurnas dan tahap ke-2 yang rencananya akan dimulai pada tahun 2020 mendatang.

"Tapi mau bagai mana pun peta kekuatannnanti akan segera kita ketahui pada ajang BK, dimana didalamnya ada 2 tahapan realnya nanti akan kita lihat seperti apa peta kekuatan disana," ucapnya.

Jika diprediksi menurutnya pesaing Jabar di cabang renang masih dari DKI Jakarta dan Jawa Timur. Namun ia mengaku masih tetap mewaspadai kekuatan dari provinsi-provinsi yang lainnya.

"Peta kekuatan saat ini masih sama seperti di PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, tidak jauh dari DKI Jakarta dan Jatim. Namun kita juga tidak bisa meremehkan daerah lain,"katanya

Dalam melakukan persiapan menuju BK, sejauh ini Vera mengatakan masih melakukan proses desentralisasi dan masih menunggu intruksi kapan akan dilaksanakan Pemusatan Latihan Olahraga Daerah (Pelatda).

"Sekarang masih desentralisasi, rencana di pusatkan semua tergantung pada pemangku kebijakan dan anggaran. Jadi semua cabang melakukan Pelatda mandiri. Walau begitu komunikasi tetap berjalan dan terus berkomunikasi dengan pelatihnya," pungkasnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR