Crismonita Dwi Putri Lolos ke Kejuaraan Dunia Balap Sepeda di Hong Kong

Sport

Jumat, 18 Januari 2019 | 09:54 WIB

190118095510-crism.jpg

Crismonita Dwi Putri

PEBALAP sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri lolos ke kejuaraan dunia trek di Hong Kong, 25-27 Januari MENDATANG. Sebelumnya, ia tampil cukup apik pada Asian Track Championship 2019 di Jakarta, 9-13 Januari.

Manajer timnas balap sepeda Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Jumat (18/1/2019) mengatakan, lolosnya pebalap berusia 20 tahun ini bukan wild card, namun berdasarkan poin yang didapat sebelumnya termasuk dari Asian Track Championship.

"Dia (Crismonita) lolos ke kejuaraan dunia karena poin. Surat pemberitahuan dari UCI (federasi balap sepeda dunia) juga sudah kami terima," katanya.

Menurutnya, poin yang dikumpulkan Crismonita didapat tidak hanya dari Asian Track Championship di Jakarta Internasional Velodrome saja. Nnamun dari beberapa kejuaraan internasional yang diikuti seperti di India, Thailand, dan Malaysia.

Berdasarkan catatan yang ada, kata Budi, Crismonita mengumpulkan 562 poin untuk nomor sprint dan 330 poin untuk nomor keirin. Dengan demikian, pebalap cantik ini bakal bersaing dengan pebalap-pebalap kelas dunia.

"Crismonita nanti turun di tiga kelas sekaligus. Keirin, sprint dan team sprint," kata pria asal Purwokerto, Jawa Tengah itu.

Budi menjelaskan, Crismonita terbang ke Hong Kong tidak sendirian karena pihak PB ISSI juga memberangkatkan tandemnya saat turun di nomor team sprint Asian Track Championship 2019 yaitu Wiji Lestari.

"Rencananya mereka (Crismonita dan Wiji) akan berangkat ke Hong Kong Minggu (20/1/2019) malam," kata Budi.

Crismonita merupakan pebalap trek Indonesia yang sedang naik daun. Pada Asian Track Championship di Jakarta beberapa waktu lalu memang belum meraih hasil maksimal pada nomor keirin, sprint dan team sprint. Namun, pebalap kelahiran Lamongan, Jawa Timur itu mengalami peningkatan secara kemampuan.

Satu-satunya medali yang didapat Crismonita pada kejuaraan internasional level Asia ini adalah perunggu yang didapat dari nomor 500 m time trial. Hasil ini sangat bagus jika dibandingkan dengan pebalap Indonesia non-paracycling lainnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR