Proliga: Bandung Bank BJB Pakuan Sukses Tumbangkan Jakarta Pertamina Energi

Sport

Minggu, 13 Januari 2019 | 06:33 WIB

190113063500-proli.jpg

Wina Setyawatie

Bandung Bank BJB Pakuan vs Jakarta Pertamina Energi

TIM Putri Bandung Bank BJB Pakuan secara mengejutkan sukses menumbangkan juara bertahan Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3-1 (25-19, 23-25, 25-19, 25-23) pada seri pertama putaran kedua Proliga di GOR PSCC Palembang, Sabtu (12/1/2019).

Bermain lepas menjadi kunci kemenangan BJB kali ini. Hal itu bisa dilihat bagaimana para pemain BJB mengatasi tekanan di laga tersebut. Misalnya pada set pertama, ketika mereka sempat tertinggal 12-15, Wintang Dyah Kumala dkk. mampu bermain tenang untuk kemudian membalikan keadaan. Hingga akhirnya bisa merebut set pertama.

Set kedua menjadi milik Pertamina, namun BJB mampu kembali merebutnya di set ketiga. Di set ini, lawan kesulitan untuk mencuri poin dari BJB. Begitu juga di set keempat. Banyak kesalahan dilakukan oleh pemain Pertamina berhasil dimanfaatkan oleh para pemain BJB. Hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan.

"Hari ini anak-anak memang jauh lebih baik dan lepas mainnya dari pada kemarin. Penerimaan kali ini juga bagus, sehingga mampu mengantarkan kita menang. Kepercayaan diri pemain pun lebih baik dari kemarin (laga pertama), walaupun tadi di set kedua kita kalah karena recieve kita beberapa kali gagal," ungkap Teddy kepada wartawan Pikiran Rakyat, Wina Setyawatie.

Di seri ini, BJB menurunkan pemain asing barunya, Maja Burazer dari Kroasia. Maja dinilainya sangat membantu dibandingkan dengan pemain asingnya yang ditukar.

"Maja sangat membantu. Dia cepat beradaptasi dengan pemain lainnya, dan komunikasi dengan pemain lain di lapangan pun bagus. Dia hanya meminta saya memberikan bola tinggi ketika saya kasih," ujarnya.

Bermain dengan tim bertitle juara, menurut Teddy pasti akan memberikan beban tersendiri bagi timnya. Namun, sejak awal Teddy mengaku sudah memberitahukan pemainnya untuk tidak terlalu memikirkan status juara bertahan Pertamina. Dirinya meminta agar pemainnya untuk tetap bermain sebaik mungkin.

"Saya minta mereka tidak terbebani, yang penting tetap main saja semaksimal mungkin. Secara teknis pun kita sudah pelajari permainan mereka (Pertamina) makanya saya tadi mengubah pola permainan dan bermain lebih cepat," imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih Pertamina, Muhammad Ansori mengatakan jika pemainnya cukup bermain bagus di laga itu. Hanya saja, diakuinya masih banyak kesalahan yang dilakukan oleh timnya dan lawan pun bermain lebih bagus.

"Dari awal kita tidak landing, hanya di set kedua kita bisa landing. Memang beban atau sebaliknya anak-anak terlalu santai mainnya, jadinya terlalu over kepercayaan dirinya, mereka pikir pasti menang. Ketika lawan bisa menekan. kita tidak bisa kelur dari tekanan dan justru melakukan banyak kesalahan. Kita memberikan 10 hingga 11 poin secara percuma kepada lawan, itu dari bola-bola out," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR