Dari Billy Jean King Hingga Del Potro yang Tak Rela, Andy Murray Mundur Dunia Tenis Bereaksi

Sport

Jumat, 11 Januari 2019 | 15:35 WIB

190111153424-del-p.jpg

dailymail

Keputusan mundur Andy Murray yang disampaikan dalam konferensi pers yang emosional,  Jumat (11/1/2019) mendapat tanggapan dari para koleganya. Dikutip dari DailyMail, tak bisa menahan airmata hingga harus meninggalkan ruangan untuk menenangkan diri, petenis Inggris berusia 31 tahun itu menyatakan even Gland Slam Australia Terbuka  pekan depan bakal menjadi even terakhir sebelum gantung raket.

Murray yang dikaruniai dua orang anak mengawali konferensi pers dengan mengungkapkan perjuangannya menghadapi cedera pinggul dalam 18 bulan terakhir. “Saya bisa bermain semampu saya. Tapi, batasan dan rasa sakit ini justru membuat saya tidak nyaman saat bermain atau berlatih. Saya sebenarnya ingin pensiun saat Wimbledon, tapi saya tidak yakin bisa melakukannya," tambahnya.

Emosional.

Murai usai Wimbledon dan bersama istri, Kim.

Meski tidak memberikan waktu pasti, Murray memastikan dirinya tak bisa lagi melanjutkan apa yang dicintainya itu akibat cedera pinggul berkepanjangan. Jangankan tampil, Murray bahkan mengaku cedera tadi bisa membuatnya kesulitan untuk sekadar mengenakan kaus kaki ataupun sepatu.

Menanggapi ini, para legenda tenis pun menyatakan simpati dan rasa terkejutnya. Billie Jean King dan Andy Roddick misalnya yang menyebut Murray sebagai juara hebat dan tak diragukan lagu legenda tenis.

The reactions.

“Kamu juara di lapangan dan di luar lapangan. So sorry you cannot retire on your own terms, but remember to look to the future.  Your greatest impact on the world may be yet to come. Your voice for equality will inspire future generations. Much love to you & your family.” Demikian cuitan Billie Jean King yang menyebut Murray sebagai pendukung persamaan hak para petenis.

Sementara mantan juara Amerika Terbuka Martin Del Potro meminta agar Murray berpikir ulang. Ia berharap jika memungkinkan Murray tetap berjuang dan kembali ke lapangan.

The pride.

The breakdown.

“Andy, just watched your conference. Please don’t stop trying. Keep fighting. I can imagine your pain and sadness. I hope you can overcome this.” Meski demikian ia tetap menghargai apa pun keputusan Murray. “You deserve to retire on your own terms, whenever that happens. We love you @andy_murray and we want to see you happy and doing well.”

Dukungan dan simpati juga datang dari Andy Roddick, Pam Shriver, Magnus Norman, Samantha Strosur hingga Grigor Dimitrov. Komentar juga datang dari para mantan pelatih Murray, Darren Cahill dan Daniel Vallverdu.  Selain sama-sama bersimpati, keduanya juga memuji determinasi Murray.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR