Horor Gol Telat, Hadapi Liverpool di Anfield Kloppage-time Hantui Manchester City

Soccer

Jumat, 8 November 2019 | 14:04 WIB

191108140433-lupak.jpg

dailymail

Stoppage alias gol telat selain dijamin membuat ending dramatis, juga menunjukkan mentalitas baja. Di liga Inggris, sejumlah klub lekat dengan reputasi horor menit-menit akhir. Di antaranya Liverpool yang akhir pekan ini akan menjamu Manchester City, pesaing terdekat di klasemen sementara Liga Inggris.

Selain tutup kuping dari riuh dukungan publik Anfield, pelatih tamu Pep Guardiola sepertinya harus mewaspadai Kloppage-time alias kemungkinan gol telat pasukan The Kopites.

Sadio Mane dengan gol dramatisnya di laga kontra Aston Villa.

Andrew Robertson ikut menyumbang Kloppage di Villa Park.

Dikutip dari DailyMail kemarin, sempat diasosiasikan dengan Manchester United di era Sir Alex Ferguson, saat ini dengan posisi skuad Ole yang tak meyakinkan, bukan tak mungkin Liverpool mampu mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim, sekaligus  membawa pulang trofi liga untuk pertama kali dalam tiga puluh tahun.

Kemenangan 2-1 Sabtu lalu atas Aston Villa menjadi bukti terakhir tuah Kloppage-time. Di laga di mana lawan unggul lebih dulu, Andrew Robertson menyamakan kedudukan tiga menit sebelum waktu normal berakhir dan Sadio Mane memastikan kemenangan di perpanjangan waktu.

Kloppage, senjata tak terduga pasukan Jurgen Klopp.

See for yourself.

Lima poin yang dihasilkan Liverpool di Liga Premier datang dari tiga gol yang dicetak di lima menit terakhir. Termasuk penalti James Milner untuk mengamankan kemenangan kandang 2-1 atas Leicester City pada 27 Oktober dan dua gol terakhir di Villa Park.

Jumlah ini ini dua poin lebih banyak dari rival terdekat mereka Manchester City dan tentunya membantu memastikan keunggulan enam poin Liverpool di puncak klasemen. Dan kini The Reds  memiliki peluang untuk unggul sembilan poin ketika menjamu City di Anfield, Minggu ini.

James Milner dengan Kloppage sensasional di menit 95 lewat titik putih kala menghadapi  Leicester.

Ahmed Elmohamady tak percaya dengan hasil akhir gara-gara Kloppage.

Soal Kloppage-time ini gelandang Adam Lallana menyebutnya bak  seni tersendiri. Eksekluor gol telat di Manchester United bulan lalu itu bahkan menyebutnya indra keenam. "Ini hampir seperti indra keenam saja," katanya. Meski demikian ia mengakui tim tetap dibuat ketar-ketir saat gol yang dibutuhkan tak juga hadir. “Tapi kami mampu melakukannya di menit-menit akhir,” katanya.

Lallana juga menyebut ada ketangguhan dan karakter dalam gol telat. “Kami mungkin terlambat mencetak gol tapi dengan waktu tersisa, passing dan set-piece yang kami bangun dan manfaatkan, semua berakhir menjadi keuntungan. Ini seperti senjata kami,” katanya.

Current state.

Lupakan dulu Fergie-time.

Selain Liverpool, City, Sheffield United dan Wolves juga ikut mengoleksi gol telat musim ini, sementara Tottenham hanya mendulang satu poin dari gol telat mereka. Sebaliknya Chelsea, Bournemouth, Watford, dan Aston Villa  masing-masing tekor dua poin akibat gol telat lawan. Lalu, akankah ada gol telat tercipta di big match akhir pekan ini?

Well, we’ll see..

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA