Jelang Piala Dunia Klub Qatar, Demi Prinsip Liverpool Tolak Tawaran Hotel Mewah di Pulau Wah

Soccer

Selasa, 5 November 2019 | 15:49 WIB

191105154923-jelan.jpg

dailymail

Liverpool menolak hotel mewah yang dialokasikan bagi skuad mereka di Doha, Qatar jelang laga Piala Dunia Klub, Desember mendatang. Penolakan dipicu kabar perlakuan hoterl terhadap pekerjanya yang dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM). Dikutip dari DailyMail kemarin, Liverpool ditawari Marsa Malaz Kempinski, hotel bintang lima yang megah di pulau buatan Pearl-Qatar. Namun pihak klub menolak tawaran karena pertimbangan tadi.

The Reds dijadwalkan menuju Timur Tengah pada bulan Desember untuk tampil di laga Piala Dunia Klub setelah berhasil memenangi  Liga Champions edisi 2019 bulan Juni lalu. Kabar mengenai penolakan tim Jurgen Klopp yang mengecam tempat mewah tersebut diungkapkan Atletik. , yang menguraikan bagaimana The Reds memutuskan menentang gagasan itu setelah beberapa uji tuntas.

No excuse.

Berlokasi di pulau buatan.

Sebelumnya pada Oktober 2018, investigasi Guardian mengungkap pekerja migran yang dipekerjakan  hotel Marsa Malaz Kempinski mendapatkan gaji di bawah upah minimum dan beroperasi dalam rentang waktu yang masuk pelanggaran undang-undang perburuhan. Petugas keamanan misalnya bekerja dengan sif  12 jam di suhu 45 Celsius dengan penghasilan  £8 atau Rp 144 ribu sehari.

Atletik menambahkan Liverpool telah memberitahu FIFA dan pihak berwenang Qatar mengenai keputusan mereka. The Kopites memilih pindah ke hotel di kawasan kota yang tidak memiliki catatan yang memicu keraguan standar etika The Reds.

Prinsip.

FYI..

Laporan juga menyebut sejauh ini FIFA dan pihak berwenang Qatar memberikan tanggapan  responsif terhadap semua permintaan Liverpool. Sebagian besar sektor pariwisata dan liburan di Qatar berada di luar kendali pihak berwenang dengan banyak hotel dikelola perusahaan global. Ini termasuk Kempinski.

Qatar saat ini juga tengah dalam persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Isu serupa sempat pula diarahkan pada pihak penyelenggara yang dituding menggunakan tenaga kerja yang melanggar regulasi demi menggenjot pembangunan stadion.

Mo and Co hopes for the best.

Liverpool bakal memainkan pertandingan Piala Dunia Klub pertama mereka pada 18 Desember di Education City Stadium tepatnya di babak semifinal. Klopp masih akan segera mempelajari lawan setelah babak play-off dan perempat final selesai. Selain itu laga perebutan posisi ketiga dan final  berlangsung pada Sabtu, 21 Desember.


Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA