Dieksekusi di Dalam Mobil, Mantan Pemain Liga Inggris Kelvin Maynard Tewas Diberondong Peluru

Soccer

Jumat, 20 September 2019 | 15:30 WIB

190920152834-dieks.jpg

dailymail

Mantan pemain klub Liga Primer Inggris, Burton Albion Kelvin Maynard ditemukan tewas di Amsterdam semalam. Dikutip dari DailyMail, Jumat (20/9/2019) aparat setempat menyebut defender berusia 32 itu mengembuskan napas akibat tembakan peluru saat tengah mengendarai mobil. Maynard menjadi sasaran dua pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor di jalanan Langbroekdreef.

Kepolisian Belanda memastikan pelaku melarikan diri dengan skuter hitam. Sebelumnya Maynard berusaha  menghindari pelaku dengan mengarahkan kendaraan menuju stasiun pemadam kebakaran tapi mobil menabrak gedung. Laporan De Telegraaf, saksi mata mengatakan, Maynard mencoba menyelamatkan diri namun  tubuhnya tak berdaya dihujani peluru.

Kelvin Maynard kala melawan Leicester City di Pirelli Stadium musim 2015.

Tewas diberondong peluru.

Paramedis yang kemudian tiba tidak berhasil mengembalikan detak jantung Maynard. Sejumlah petugas pemadam kebakaran juga turut membantu namun Maynard dinyatakan meninggal akibat  luka-luka yang diderita. Seorang juru bicara kepolisian mengonfirmasi insiden penembakan ini.

"Kami dapat mengonfirmasi korban dari insiden penembakan fatal di Langbroekdreef tadi malam adalah Kelvin Maynard yang berusia 32 tahun. Investigasi atas kematiannya masih berjalan,” katanya.

Maynard  merayakan kemenangan bersama FC Volendam tahun 2008.

Pemain Belanda-Suriname itu diketahui tengah menghabiskan waktu di Royal Antwerp Belgia dan bergabung bersama klub nonliga Alphense Boys, sekitar 45 km  selatan Amsterdam. Pihak klub melalui situs resmi mereka turut berdukacita. "Belasungkawa mendalam untuk istri dan anak-anak Kelvin, juga keluarga dan teman-temannya."

Sementara itu pertandingan klub Maynard melawan Hollandia yang dijadwalkan  Sabtu besok kini ditunda. Maynard bergabung dengan Burton pada November 2014 setelah penunjukan pelatih asal Belanda Jimmy Floyd Hasselbaink sebagai manajer.

Burton Albion ikut berduka.

Duka juga disampaikan publik Burton Albion atas peristiwa tragis yang menimpa Maynard. Sedangkan Joop Gall, yang melatih Maynard di FC Emmen mengaku kaget saat  mendengar kabar kematian eks pasukannya. Kepada media Belanda, Dagblad van het Noorden ia mangatakan, “Aku kehilangan kata-kata. Benarkan dia dibunuh? Aku tak bisa membayangkannya. Aku juga tak tahu kehidupannya di luar lapangan tapi dia pria yang baik. Sangat ramah. "

Maynard mulai menyapa publik Inggris tahun 2014. Bersama Burton ia hanya tampil di sepuluh laga menyusul cedera yang dialami. Namun mereka memenangi titel Liga 2 musim 2014/15 . Maynard meninggalkan Burton pada Januari 2017 untuk bergabung dengan klub Belanda SV Spakenburg. 

Ia juga sempat memperkuat Kecskemet, FC Volendam dan Olhanense, Quick Boys, Sporting Clube Olhanense Portugal dan Hongaria Kecskemeti TE. Di luar itu mengenai apa yang membuat pelaku menyasar Maynard hingga kini aparat masih menyelidikinya.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA