Dari Wonderkid Barca Hingga Remaja Triliunan Benfica, Bintang Muda Paling Ditunggu di Liga Champions

Soccer

Kamis, 19 September 2019 | 13:13 WIB

190919131318-dari-.jpg

dailymail

Minggu ini para pencinta bola kembali dibuat sport jantung oleh tim jagoannya yang ikut serta dalam kampanye menuju trofi Liga Champions edisi 2019.  Big match sekelas Paris Saint-Germain vs Real Madrid, Napoli vs Liverpool, Borussia Dortmund vs Barcelona hingga Atletico Madrid vs Juventus dijamin sayang untuk dilewatkan.

Selain prediksi siapa bakal juara, menarik juga untuk disimak penampilan sejumlah bintang muda yang bakal wara-wiri sejak fase grup. Dari La Liga tentu saja Joao Felix menjadi yang paling  ditunggu menyusul megatransfer eks Benfica Portugal itu ke Atletico Madrid dengan banderol triliunan.

Mo Salah and Co. bersama Liverpool memenangi trofi Liga Champions musim lalu.

Tak melulu soal bank’s value, sejumlah nama lainnya juga ikut dinanti menyusul “prediksi wah” akan kiprah mereka bersama klub masing-masing. Benarkah? Siapa saja? Berikut di antaranya   seperti dikompilasi DailyMail belum lama ini:

Joao Felix (Atletico Madrid)

Belum tampil di laga perdana mana pun bersama Atletico Madrid, nama Joao Felix sudah lebih dulu menjadi headline menyusul kedatangannya yang membuat klub barunya merogoh kocek £113 juta atau tak kurang dari Rp 2,2 triliun. Bersama klub lamanya Benfica, Felix baru tampil 77 menit saja kala melawan Athens di akhir fase grup edisi 2018-2019.

Kini dipastikan remaja 19 tahun itu bakal diturunkan sejak awal. Sederhananya, Felix yang mencetak 20 gol dan 11 assist di semua kompetisi untuk Benfica musim lalu diharapkan ikut menghasilkan momen ajaib kala menghadapi lawan sulit di fase awal musim, yaitu Juventus, Bayer Leverkusen dan Lokomotiv Moscow.

Tammy Abraham (Chelsea)

Bersama akademi Chelsea, Tammy Abraham ikut memenangi UEFA Youth League  edisi U-19 Liga Champions. Kini striker 21 tahun itu memiliki kesempatan untuk mencatatkan kontribusi di tim senior bersama Frank Lampard.  Sejauh ini Abraham sudah mencetak tujuh gol dalam lima pertandingan Liga Premier. Dianggap sebagai finisher mematikan Chelsea sepertinya tak akan menepikannya di laga grup menghadapi Ajax, Valencia dan Lille.

Luka Jovic (Real Madrid)

Nama Luka Jovic menjadi perbicangan musim lalu kala ikut menjebol gawang Eintracht Frankfurt meski akhirnya El Real disingkirkan Chelsea. Meski demikian tak ada yang melupakan 10 golnya dalam 14 laga. Pesepak bola Serbia itu membuktikan tak sia-sia Madrid yang kali ini satu grup dengan Paris Saint-Germain, Club Bruges dan Galatasaray memboyongnya dari Bundesliga dengan transfer senilai £54 juta atau Rp 949 miliar.

Ansu Fati (Barcelona)

Barcelonista dibuat demam Fati setelah remaja 16 tahun itu mencetak gol di dua laga perdananya bersama El Barca. Ia bahkan menjadi starter termuda Barcelona saat melawan Osasuna sebelum jeda internasional. Berikutnya satu gol dan assist dalam kemenangan kandang 5-2 atas Valencia di Nou Camp.

Catatan impresif Fati yang kabarnya ditawari kontrak lima  tahun bersama tim senior sudah dimulai sejak namanya masuk dalam tim junior yang berlaga di  UEFA Youth League  hingga menarik perhatian Ernesto Valverde. Kini Barcelonista menunggunya memberi pengaruh dalam fase grup Liga Champions senior menghadapi Borussia Dortmund, Inter Milan dan Slavia Praha.

Lautaro Martinez (Inter Milan)

Musim Inter melalui Liga Champions dengan catatan negatif. Klub Serie A Italia itu tersingkir di fase grup tepatnya usai kekalahan dari Tottenham. Namun ada satu nama yang kini tetap dinanti. Nama dimaksud striker Argentina Martinez yang meski hanya bermain selama 53 menit musim lalu  tapi dianggap memiliki potensi untuk ikut mendukung transferan baru dari Manchester United, Romelu Lukaku.

Martinez disebut menjanjikan penampilan layak tunggu setelah mencetak hattrick untuk Argentina saat melawan Meksiko dalam pertandingan persahabatan bulan lalu. Pelatih Antonio Conte juga memastikan timnya menyasar target pemuncak di fase grup di atas Dortmund dan Barcelona.

Kai Havertz (Bayer Leverkusen)

Havertz baru lulus sekolah ketika tampil perdana di Liga Champions musim 2016-17 dan total bermain 80 menit dalam tiga pertandingan. Kini Bayer Leverkusen tengah berupaya kembali ke masa kejayaan dengan pemain berusia 20 tahun itu ikut dalam skema penampilan.

Tujuh belas golnya di Bundesliga musim lalu membantu Leverkusen kembali ke Liga Champions dan sejak itu Havertz jadi pilihan tetap tim senior. Kini gelandang serang tersebut menjadi salah satu nama favorit pendukung  Leverkusen untuk ikut meloloskan klub   ke fase berikutnya dengan terlebih dulu melewati Atletico Madrid, Juventus dan Lokomotiv Moscow.

Jeff Reine-Adelaide (Lyon)

Terlalu muda diturunkan skuad Arsenal terakhir kali mereka lolos Liga Champions, Reine-Adelaide berikutnya hijrah ke klub Prancis Angers dan Lyon musim panas ini. Lyon memboyong pemain 21 tahun itu senilai  £ 22,5 juta atau Rp 395 miliar. Jeff ikut tampil di dua pertandingan terakhir Ligue 1 melawan Bordeaux dan Amiens.

Reine-Adelaide yang berposisi gelandang tengah diharapkan bakal  ikut mendorong penampilan  Lyon yang memulai perjuangan di Liga Champions dengan menghadapi Zenit St. Petersburg disusul Benfica dan RB Leipzig di Grup G. Mereka berharap lolos hingga fase knock-out.

Ferran Torres (Valencia)

Pemain sayap berusia 19 tahun ini sudah tampil di Liga Champions musim lalu  termasuk saat melawan Manchester United. Pesepak bola yang sudah masuk akademi Valencia sejak usia enam tahun itu kini bakal menjadi starter tim senior.

Bersama Spanyol U-21 perannya  terbilang krusial begitu pun di kejuaraan Eropa  level U-17 dan U-19. Kini Valencia yang satu grup dengan semifinalis musim lalu Ajax, Chelsea dan Lille mengharapkan kontribusinya.

Dani Olmo (Dinamo Zagreb)

Pemain sayap yang juga masuk skuad  internasional Spanyol U-21 ini  meninggalkan Barcelona di usia 16 tahun demi jaminan penampilan yang lebih stabil bersama Dinamo Zagreb di Kroasia. Hasilnya Olmo menjadi starter dan pencetak gol reguler untuk Dinamo. Ia sudah mencicipi empat gelar liga dan tiga Piala Kroasia.

Sedangkan bersama Spanyol, namanya masuk papan skor kala melawan Jerman di final Kejuaraan Eropa U-21. Olmo pun ikut membantu Dinamo lolos ke babak grup Liga Champions. Tantunya tak hanya lolos tapi membantu menghasilkan gol kala menghadapi  Manchester City, Atalanta dan Shakhtar Donetsk di Grup C.

Jacob Bruun Larsen (Borussia Dortmund)

Borussia Dortmund dinilai sebagai salah satu tim paling menjanjikan di Eropa saat ini, termasuk di Liga Champions. Klub Bundesliga itu juga memiliki calon bintang berposisi striker asal Denmark Larsen (20) di Liga Champions musim lalu ikut mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Monaco.

Mampu bermain di kedua sisi, Larsen pantas mendapatkan kesempatan tampil bersama Thorgan Hazard dan Julian Brandt. Dortmund membuka kampanye Liga Champions kali ini dengan menghadapi Barcelona di Signal Iduna Park.

Oke, you're welcome!

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA