Tiket Gratis atau Nyanyikan Yel-yel Rasis, Diancam Ultras Juventini Bos Juve Agnelli Melawan

Soccer

Rabu, 18 September 2019 | 15:33 WIB

190918153238-tiket.jpg

dailymail

Bos Juventus Andrea Agnelli mengklaim klub juara Italia itu menjadi sasaran pemerasan dari pendukungnya sendiri. Dikutip dari DailyMail kemarin, ultras Juventus mengancam akan menyanyikan yel-yel rasis jika mereka tidak mendapat tiket gratis dari klub yang bermarkas di Turin tersebut. Jika demikian bukan tidak mungkin Si Nyonya Tua bakal dikenai sanksi.

Laporan media Negeri Pizza menyebut, awal pekan ini 12 pemimpin dari kelompok suporter ultra terkemuka Juventus ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan yang dikoordinasi  kantor polisi Turin. Aparat bertekad lebih tegas terhadap hooliganisme dalam sepakbola.

Andrea Agnelli.

Para pemimpin ultra Juventini tadi ditangkap terkait tuduhan pemerasan, pencucian uang dan kekerasan pribadi. "Juve dipaksa untuk mematuhi permintaan para ultras dan menyadari kemungkinan konsekuensi negatif seperti nyanyian yel rasis dan perilaku lain yang mungkin menghasilkan denda atau larangan lainnya," ungkap Agnelli seperti dilansir Football Italia kepada jaksa di Turin.

Agnelli sempat mendapat larangan satu tahun dan denda € 300.000 (Rp 4,6 miliar) pada tahun 2017 karena perannya dalam menjual tiket pada kelompok ultras. Namun kini ia mengambil sikap yang jauh lebih keras dalam upaya  menyelesaikan isu ini.

Dua belas pentolan ultras ditangkap.

Juventus bertekad memberantas aksi-aksi yang memicu ketidaknyamanan dan kekerasan di stadion utama mereka. Sepak bola Italia sendiri diwarnai  serentetan insiden rasisme musim ini. Terakhir striker Inter Milan Romelu Lukaku menjadi sasaran pelecehan kala melawan Cagliari. Sejumlah suporter tuan rumah menirukan suara monyet saat ia hendak mengeksekusi penalti.

Selain ultras Juventini, pendukung Hellas Verona juga dituding menyasar  gelandang AC Milan Franck Kessie dengan aksi rasis  akhir pekan lalu. Namun  tuduhan ini dibantah keras Hellas Verona yang meminta semua pihak lebih menghormati warga Veronese. 

Ingin tiket gratis.

Di luar itu Agnelli ditunjuk sebagai ketua dewan direksi Juventus pada tahun 2010 dan  menjadi generasi keempat dari keluarga Agnelli yang ikut menjalankan klub.

 

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA