Jelang Liga Champions 2019

Jadi Ancaman di Eropa dan Inggris, Chelsea Hanya Izinkan 833 Suporter Ajax ke Stamford Bridge

Soccer

Senin, 16 September 2019 | 14:30 WIB

190916143010-berka.jpg

dailymail

Jelang laga fase grup Liga Champions 2019 kontra Ajax Amsterdam pada 5 November mendatang, Chelsea sudah mempersiapkan logistik pertandingan, utamanya mengatur suporter. Dikutip dari DailyMail, Senin (16/9/2019) Chelsea hanya akan mengizinkan 833 penggemar Ajax di pertandingan yang digelar di Stamford Bridge tersebut.

Pembatasan dilakukan sebagai upaya menghindari kekerasan seperti yang dialami skuad The Blues di semifinal musim lalu. Kala itu bus yang ditumpangi pemain Chelsea menjadi sasaran oknum suporter lawan. Biasanya The Blues memberi jatah sekitar 3.000 tiket untuk  pendukung klub tamu.

“Invasi” suporter Ajax di Leicester Square London jelang laga melawan Tottenham Hotspur musim lalu.

Berkaca dari pengalaman White Hart Lane.

Tetapi situs web resmi Ajax akhir pekan kemarin menyatakan pihak klub yang bermarkas di London itu telah membatasi alokasi jumlah suporter yang bisa memberi dukungan langsung. Ajax mendapat jatah 833 seat setelah awalnya Chelsea berniat untuk sama sekali tidak mengizinkan suporter lawan hadir.

Pernyataan resmi Chelsea melalui situs web menyebut, “Alasan keputusan ini, menurut pihak berwenang adalah gangguan keamanan dari pendukung Ajax di Eropa pada umumnya dan di Inggris Raya  khususnya..” Selain itu Senin lalu delegasi dari Ajax hadir di London terkait organisasi pertandingan nanti. Hasilnya Stamford Bridge hanya akan menyediakan seat bagi 833 suporter  Ajax.

Salah satu dokumentasi keributan suporter Ajax di Inggris.

Empat orang berurusan dengan hukum pasca keributan pendukung Ajax.

Musim lalu empat suporter Ajax ditangkap saat terjadi kerusuhan sebelum pertandingan Liga Champions kontra Tottenham pada  bulan April. Scotland Yard melaporkan sejumlah penggemar Ajax memecah trotoar dan dinding serta melempari aparat dan penggemar Spurs jelang laga.

Tiga petugas polisi diserang ketika mencoba meredakan kerusuhan. Beruntung mereka tidak menderita luka serius. Selain itu, empat pria lainnya didakwa terkait dengan insiden terpisah sebelum kemenangan 1-0 Ajax di leg pertama semifinal.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA