Dari FIFA Women's World Cup

Gilas Thailand 13-0, Pesta Selebrasi Sementara Lawan Bercucuran Airmata Timnas AS Dianggap Lebay

Soccer

Rabu, 12 Juni 2019 | 11:35 WIB

190612145954-gilas.jpg

dailymail

Kemenangan sepertinya bukan satu-satunya tujuan akhir dalam kompetisi termasuk di ajang Piala Dunia Wanita ke-8 yang saat ini tengah digelar di Prancis. Ada nilai spotivitas yang harus dijunjung, termasuk saat melakukan selebrasi. Bahasan ini mencuat menyusul kemenangan timnas wanita Amerika Serikat yang menggilas perwakilan Asia, Thailand 13 gol tanpa balas.

Dikutip dari dailyMail, Rabu (12/6/2019) digelontor belasan gol dalam laga di Riems, Prancis, tim Negeri Gajah Putih terlihat tak kuasa menahan airmata usai pertandingan. Tapi tak itu saja yang menjadi berita, netizen ramai-ramai menyuarakan protes atas selebrasi yang dilakukan timnas AS.

Setiap gol dirayakan bak gol kemenangan pertama.

Duo M timnas AS rayakan gol di lapangan, sementara skuad Thailand bercucuran airmata.

Tak itu saja, kali ini “bully” netizen mendapat dukungan dari para komentator yang ikut mengulas pertandingan. Mereka bahkan menyebut selebrasi Alex Morgan dkk. keterlaluan dan “menjijikkan”.  Komentar pedas datang dari komentator TSN Kanada yang juga mantan pesepak bola Clare Rustad dan Kaylyn Kyle.

“Kupikir mereka bisa memenangi laga ini dengan kerendahan hati dan elegan, mereka gagal melakukan itu,” ujar  Rustad. Sementara Kyle menambahkan, “Selebrasi usai laga setelah kemenangan telak seperti ini sangat tidak perlu, What is this? Mereka tim nomor satu di dunia tapi bagiku ini membuatku jijik.”

Selebrasi juga pecah di bangku cadangan.

No smile for today.

Komentar serupa juga membanjiri Twitter.  “Aku mengerti setiap gol pantas dirayakan tapi rasanya tak perlu dilakukan seperti itu.”, “Oke kalian menang atas Thailand, sekarang semua tenang...” Demikian di antara unek-unek netizen yang juga menyampaikan simpati pada timnas Thailand yang jelas terlihat remuk redam.

AS unggul 3-0 di babak pertama dan 12 menit pertama babak kedua Alek Morgan dkk. tampil trengginas dengan  empat gol tambahan. Seolah tidak cukup, AS  mencetak enam gol lainnya 15 menit sebelum peluit akhir.

Selebrasi maksimal ala Megan Rapinoe.

Pemain Thailand remuk redam.

Samantha Mewis dan Rose Lavelle masing-masing menyumbang dua gol dan ikut  memecahkan rekor margin kemenangan dalam pertandingan Piala Dunia. Lindsey Horan, Megan Rapinoe, Mallory Pugh dan Carli Lloyd juga ikut mencetak gol. Rekor gol kemenangan sebelumnya milik Jerman dengan skor 11-0 atas Argentina pada 2007.

"Kami benar-benar bertarung dengan benar-benar memperlihatkan siapa kami sesungguhnya," ujar Morgan. Menurutnya setiap gol sangat penting karena merupakan hasil kerja keras. Sejauh ini belum ada komentar soal protes atas  “selebrasi lebay” tadi dari skuad timnas AS. Well, not yet. Apalagi?

The comments.

Alex morgan menghibur koleganya dari Asia usai laga.

FYI Piala Dunia Wanita 2019 resmi bergulir di Stadion Parc des Princes, Paris dengan mempertemukan tuan rumah Prancis menghadapi Korea Selatan di laga pembuka. Women's World Cup menjadi  kejuaraan sepak bola wanita internasional paling bergengsi yang diselenggarakan setiap empat  tahun sekali oleh FIFA. Edisi pertama digelar di Cina tahun 1991 atau 61 tahun setelah penyelenggaraan FIFA World Cup.

Piala Dunia Wanita 2019 sendiri merupakan edisi kedelapan sepanjang sejarah. Turnamen digelar mulai  7 Juni - 7 Juli dengan diikuti 24 negara. Sejauh ini AS menjadi yang tersukses sepanjang turnamen. Timnas Negeri Paman Sam mengoleksi tiga gelar juara, disusul Jerman dengan dua gelar juara serta Norwegia dan Jepang masing-masing mengoleksi satu gelar.

 

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR