Dihina Ronaldo Gara-gara Tinggi Badan, Kapten Roma Akhirnya Angkat Bicara

Soccer

Selasa, 14 Mei 2019 | 11:03 WIB

190514114801-dihin.jpg

dailymail

Tampil melawan Roma di Stadion Olimpico dalam jersey baru yang kontroversial, bintang Juventus Cristiano Ronaldo harus menelan pil pahit. Tak hanya kalah 0-2, ia kini menjadi sasaran bully setelah viral klip   dirinya membully pemain lawan dalam laga lanjutan Liga Seria A Italia kemarin. 

Dikutip dari DailyMail, CR7 terlibat adu mulut dengan Alessandro Florenzi hingga puncaknya superstar Portugal itu mengejek tinggi badan lawan. Keributan terjadi menit ke-58 dan Ronaldo terlihat melakukan gestur berupa isyarat agar Florenzi diam menyusul gestur berikutnya yang jelas-jelas mengolok-olok fisik.

Yes, you!

That heated moment.

Zip it!

o-My.

Dikutip dari DailyMail kemarin, dilerai para kolega masing-masing, Ronaldo yang emosi masih memprovokasi dengan menertawakan Florenzi dari jauh. Ini membuat  bek kanan Roma itu makin emosi hingga harus ditahan wasit Davide Massa untuk tidak membalas. Laporan Marca, Ronaldo memberi tahu Florenzi untuk diam saja, juga olok-olok bahwa dia terlalu pendek untuk berbicara.

Dan hasilnya Florenzi membantu kemenangan tim Srigala Ibu Kota lewat golnya.  Roma membangun asa musim ini untuk kembali berkiprah di Liga Champions lewat kemenangan 2-0 atas juara Serie A Juventus. Florenzi membuat Roma unggul 11 menit sebelum pertandingan usai. Disusul gol Edin Dzeko dua menit sebelum laga bubar. 

One from Florenzi.

Another one from Dzeko.

Insiden sendiri dipicu keputusan Ronaldo yang terus memainkan bola saat seorang pemain  tergeletak. Ayah empat anak itu dituding tidak sportif. Mengaku mengingatkan kapten Roma itu mendapat reaksi yang tak diduga. Ronaldo yang emosi membalas Florenzi dengan serangan verbal. Ia menyebutnya “pendek” dan tak layak berbicara.

Menanggapi ini usai laga Florenzi mengaku dirinya hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Ia mengkritik Ronaldo yang dianggap tidak seharusnya berpikiran bisa melakukan apa pun. Meski demikian ia menyebut tak punya hard feeling pada kapten timnas Portugal tersebut.

Florenzi emoh memperpanjang.

“Jadi kami menendang bola keluar lapangan dua kali agar pemain yang cedera mendapat perawatan, tetapi dua kali dia mengabaikannya. Kami bisa saja memanfaatkan situasi tersebut ketika pemain Juventus cedera, tetapi tidak kami lakukan..” katanya seperti dikutip daro Football Italia. Lebih lanjut Florenzi memastikan semua kisruh tadi hanya di lapangan saja. Di luar itu keduanya baik-baik saja.

“Dia peraih Ballon d’Or dan mungkin berpikir berhak melakukan segalanya. Aku juga bisa saja mengatakan atau bertindak bodoh di lapangan, tetapi tidak aku lakukan. Tapi semua  itu biarlah menjadi kejadian di atas lapangan saja,” ujar kapten berusia 28 tahun tersebut.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR