Bikin Netizen Takjub, Lemparan 67 Meter Kiper Iran Jadi Sensasi Piala Asia

Soccer

Jumat, 18 Januari 2019 | 14:00 WIB

190118134457-netiz.jpg

dailymail

Kiper Manchester City, Ederson sejauh ini milik reputasi oke untuk distribusi  brilian dari garis belakang, di antaranya dengan aksi buang bolanya. Tapi kini ada kiper lain yang sangat mungkin baru saja mengalahkannya. Ederson yang berasal Brasil dikenal berkat rekor Guinness Book of Records untuk tendangan drop terpanjang Mei lalu.

Kini bayangkan penjaga gawang lain yang juga membuang bola sejauh yang mungkin dilakukan. Bedanya jika Ederson melakukannya dengan kaki, kiper yang satu ini dengan tangan alias melempar. Ya, adalah Alireza Beiranvand yang semalam membuat netizen syok. Bagaimana tidak, ia membuang bola dengan melemparnya sejauh 64 meter.

Get set..

..and the ball gone.

OMG.

Dikutip dari DailyMail, Jumat (18/1/2019)aksi Alireza di ajang Piala Asia yang tengah berlangsung di Uni Emirat Arab mendadak viral berkat akurasi pin-point dan lemparan monsternya. Kiper Iran ini menjadi berita utama kala tampil di laga Grup D Piala Asia melawan Irak, Rabu malam.

Dan menjadi berita bukan karena memiliki refleks seperti David de Gea atau  membuat serangkaian penyelamatan luar biasa untuk menjaga skor tanpa gol, tapi kekuatan lemparannya. Alireza yang kini berusia 25 tahun sebelumnya menjadi berita kala menepis tendangan penalti Cristiano Ronaldo di laga Iran kontra Portugal di Piala Dunia lalu.

The comment.

Ederson, jago buang bola.

Tepis tendangan Ronaldo di Piala Dunia lalu.

Komentar untuk lemparan monster Alireza ini pun langsung banjir komentar. Selain dijuluki terpanjang dalam sejarah sepak bola, netizen juga menyebut lemparan Alireza ini lebih pantas disebut sabagai counter attack. Bagaimana tidak, bola meluncur melewati setengah lapangan dan para pemain lawan hingga garis pertahanan lawan. "Ini tak boleh dilupakan! Gila! Dia salah pilih olahraga..” Demikian di antara komentar yang muncul.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR