96 Tim Sepakbola SD Ramaikan Piala Disdik Bandung

Soccer

Rabu, 9 Januari 2019 | 15:20 WIB

190109152146-96-ti.jpg

Sutanto

Para pemain SDN Bandung Kulon 265 menunggu giliran bertanding saat mengikuti turnamen antar SD Piala Disdik Kota Bandung di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (9/1/2019).

SEBANYAK 96 tim dari sekolah dasar (SD) di Kota Bandung tampil di ajang turnamen antar SD Piala Dinas Pendidikan Kota Bandung 2019. Turnamen yang pertama kali digelar itu berlangsung di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, sejak 9 hingga 12 Januari mendatang.

Panitia pelaksana, Entis Sutisna mengatakan, sebenarnya masih banyak yang ingin ikut dalam turnamen tersebut. Tetapi, karena keterbatasan waktu jadi hanya dibatasi 96 tim.

Menurutnya, antusiasme SD di kota Bandung sangat tinggi. Bahkan, sehari sebelum pelaksanaan masih banyak SD yang ingin daftar di ajang tersebut.

"Di Bandung ada 700 SD, tadinya mau semua ikut tapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi sekarang hanya 96 tim saja," kata pria yang juga sebagai ketua Forum Kelompok Kerja Guru PJOK di Sidolig, Kamis (9/1/2019).

Antusiasme yang tinggi, kata Entis, karena banyak siswa yang menyukai sepakbola. Apalagi, tujuan digelar turnamen tersebut untuk menyalurkan bakat siswa melalui sepakbola.

Kedepannya, lanjut Entis, ajang itu bisa menjadi tempat untuk melahirkan pesepakbola handal yang bisa mengharumkan nama Kota Bandung dan Jawa Barat di tingkat nasional.

Tak melulu perihal teknis pertandingan, Entis menilai, turnamen sepakbola pun menjadi ruang untuk bersilaturahmi bagi para pendidik olahraga di SD se Kota Bandung. Menurutnya, nilai sportivitas yang melekat pada sepakbola bisa menjadi untuk edukasi siswa yang sejalan dengan misi dinas pendidikan lewat selogan pendidikan berkarakter.

"Menampilkan sisi sportivitas, tidak hanya sekedar olahraga tetapi ada edukasi nya. Tetap menjaga sportivitas. Bahkan tadi banyak yang bawa spanduk dengan kata-kata positif mengajak bersahabat," ucapnya.

Entis memastikan, turnamen yang digelar tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar siswa dan guru. Dikatakan, pihaknya sudah mengantisipasi dengan mengatur jadwal pertandingan yang pas.

"Tidak menggangu sekolah, paling satu hari," ungkapnya.

Kedepannya, Entis mengungkapkan turnamen tersebut rencananya rutin digelar setiap tahun. Dikatakan, di rencana awal turnamen itu dilaksanakan November tahun lalu tetapi gagal digelar karena bertepatan dengan Penilaian Akhir Semester (PAS).

"Nah yang sekarang ini pengunduran jadwal tahun lalu. Nanti Insya Alloh rutin , bahkan tahun ini rencananya digelar lagi Desember nanti," ungkapnya.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR