Ratusan Grup "Band Kepret" Ikut Lomba

Seni & Budaya

Senin, 4 November 2019 | 13:00 WIB

191104130118-ratus.jpg

Sarnapi/PR

RATUSAN grup "band kepret" atau kasidah tradisional dalam lomba kasidah yang diadakan Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Bandung di Gedung Ormas Islam, Senin (4/11/2019). Lomba dengan dana swadaya dan tanpa bantuan Pemkab Bandung diharapkan dapat membangkitkan seni kasidah tradisional yang hidup di tengah-tengah masyarakat.

"Kalau warga sering menyebut kasidah klasik dengan rebana dengan istilah band kepret. Biasanya seni ini selalu hadir dalam hajatan, peringatan hari besar Islam maupun acara syukuran di masyarakat," kata Ketua Lasqi Kabupaten Bandung, Hj. Fathimah.

Mantan anggota DPRD Jabar ini menambahkan, kasidah terbagi dalam klasik dan modern yang semuanya dilombakan.

"Untuk kasidah klasik selain rebana juga adaonba marawis, sedangkan untuk kasidah modern yakni gambus dengan musik modern seperti keyboard," ujarnya kepada pewarta PR, Sarnapi.

Jumlah grup kasidah, kata Fathimah, yang ikut lomba sebanyak 100 grup dari 24 kecamatan di Kabupaten Bandung.
"Tiap kecamatan ada yang mengirim satu grup bahkan lebih dari satu. Kami menyambut gembira ketertarikan generasi muda terhadap lomba kasidah ini sehingga tak kalah dengan musik pop," katanya.

Mengenai pendanaan lomba, Fathimah terus terang mengakui belum ada dukungan dana dari Pemkab Bandung.

"Lasqi merupakan lembaga independen yang di Kabupaten Bandung baru berusia setahun. Jadi kami belum banyak dikenal termasuk dinas terkait di Pemkab Bandung seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan," ucapnya.

Dengan belum adanya pendanaan dari Pemkab Bandung sehingga lomba bersifat swadaya dari pengurus Lasqi.


Editor: Brilliant Awal



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA