13 Karya Warisan Budaya Tak Benda Jabar Dipentaskan di PKN 2019

Seni & Budaya

Rabu, 9 Oktober 2019 | 10:14 WIB

191009101731-13-ka.jpg

ist

TIM Jawa Barat menampilkan sejumlah kesenian yang sebelumnya ditetapkan sebagai Warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penampilan tim kesenian Jawa Barat tersebut dalam acara pekan kebudayaan nasional (PKN) 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Selasa (9/10/2019).

Karya budaya asal Jawa Barat yang lolos sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Seperti Seni Benjang, Seni Reak, Seni Domyak, Kesenian Randu Kentir dan Bajidoran.

Penampilan kesenian asal Jawa Barat tersebut mendapat apresiasi semua undangan yang memenuhi Istora Senayan Jakarta. Pekan Kebudayaan Nasional merupakan ajang penghargaan pemerintah pada pelaku kesenian, budayawan, daerah peduli Kebudayaan serta lainnya untuk kemajuan Kebudayaan Indonesia yang beragam.

"Kesenian-kesenian tersebut ditampilkan secara medley dan diperkenalkan kepada tamu undangan agar mengetahui kesenian asal Jawa Barat," ungkap Kepala Seksi Atraksi Seni, UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat Iwan Gunawan mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Dedi Taufik dalam siaran persnya, Rabu (9/10/2019).


Ada 13 karya budaya Jawa Barat telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB) Tahun 2019. Ke-13 karya budaya asal Jabar tersebut ditetapkan dalam sidang Penetapan WBTB Indonesia di Hotel Milenium Jakarta Agustus lalu.

Sedangkan ke-13 karya budaya  yang ditetapkan jadi WBTB yakni Badawang, Bajidoran, Blenderan, Benjang, Cingcowong, Domyak, Kawin Cai, Panjang Jimat Kasepuhan Cirebon, Reak Dogdog, Seren Taun Cigugur, Seren Taun Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi), Tari Trebang Randu Kintir dan Topeng Banjet.

Hingga saat ini sudah ada lebih dari 50 karya budaya masyarakat Jabar yang ditetapkan sebagai WBTB.

Sedangkan berdasarkan informasi yang diterima dari sidang tersebut
13 karya budaya yang tetapkan jadi WBTB ada 9 karya budaya tanpa ada catatan, sedangkan 4 karya Budaya lainnya mendapat catatan.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA