Rahman Sabur dan Toni Brur Akan Berkemah di Kebun Binatang "Post Fest"

Seni & Budaya

Kamis, 29 Agustus 2019 | 20:37 WIB

190829203951-rahma.JPG

Tok Suwarto

Sardono W Kusumo didampingi para seniman yang akan tampil dipagelaran "Post Fest" di Kota Solo, menjelaskan pagelaran akbar festival seni "Post Fest" ketiga di dua kota Jakarta dan Solo

GERAKAN "Post Fest" yang merupakan festival seni gagasan seniman dan mantan Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Sardono W Kusumo, akan digelar di dua kota Jakarta dan Solo. Setelah pada 2017 lalu festival perdana yang melibatkan banyak seniman dari berbagai cabang seni tersebut sukses digelar di Jakarta.

Direktur "Post Fest", Sardono W Kusumo, di sela persiapan pagelaran di rumah kuna peninggalan bangsawan Keraton Surakarta, Ndalem Djojokusuman, Kamis (29/8/2019), menjelaskan kepada wartawan, "Post Fest" pertama tahun 2017 yang didukung institusi pendidikan, seniman dan komunitas kreatif, menampilkan berbagai acara berupa pameran seni rupa, pemutaran film, pertunjukan musik, fashion, tari dan teater selama dua minggu di Taman Ismail Marzuki.

Sedangkan pada "Post Fest" kedua tahun 2018, digelar lebih dari 20 acara terdiri dari berbagai bidang seni, yaitu seni rupa, musik, tari, teater, film dan seni multimedia. Di pagelaran festival tersebut, penari dan dosen ISI Surakarta, Dr. Eko 'pece' Supriyanto, mementaskan pertunjukan di Taman Ismail Marzuki Jakarta, sekaligus merupakan ujian terbuka program doktor ISI Surakarta.

"Post Fest 2019 yang diadakan di Jakarta dan Solo secara serentak,  menampilkan ciri Post Fest yang kompatibel dan bisa bersentuhan dengan potensi seni serta ruang budaya yang beragam. Festival di Kota Solo di Ndalem Djojokusuman di antaranya Konser Suara Gamelan Nyi Menggung dengan komposer Peni Candrarini bersama 30 pengrawit perempuan, display fotografi karya Argus Photowork,  penampilan pemusik Hongkong, Chi Him Chik, rombongan kesenian dari Pulau Komodo dan sederet pihak lain yang terlibat dalam Post Fest," katanya.

Sardono W Kusumo yang sukses memanfaatkan bekas pabrik gula Colomadu untuk menggelar karya seni kreatif "Fabriek Fikr", mengungkapkan, "Post Fest" di Kota Solo dari 30 Agustus sampai15 September 2019 akan membentuk rangkaian acara yang menjangkau potensi serta meriset karakter lokalitas dan ruang-ruang spesifik.

Dia melihat Kota Solo kaya dengan ruang kreatif, seperti Taman Budaya Jawa Tengah, kampus UNS Mesen, Balai Sudjatmoko, bahkan Kebun Binatang Taman Jurug dan lain-lain untuk menciptakan koridor kolaborasi antara komunitas dengan ruang-ruang kreatif.

"Kelompok teater dari Bandung dengan aktor-aktor hebat, seperti Rahman Sabur, Toni Brur dan kawan-kawan, akan mengajak 5 sutradara tidur berkemah di Kebun Binatang Jurug. Toni Brur akan melakukan riset tentang animal behavior, bagaimana orang hutan yang berinteraksi dengan pengunjung kebun binatang," jelasnya.

Pembukaan "Post Fest" di Kota Solo, sambungnya, akan digelar di Ndalem Djojokusuman komplek Keraton Surakarta, menampilkan musisi jazz terkemuka Dwiki Dharmawan yang berkolaborsi dengan musisi Smiet dari Palu. Sedangkan tuan rumah Kota Solo menyajikan Konser Suara Gamelan Nyi Menggung oleh Komposer Peni Candrarini.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA