Bathurifest Wigena Taruka 2019: Harapan Pemuda Tertuang dalam Pagelaran Budaya

Seni & Budaya

Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:28 WIB

190822143622-bathu.jpg

whatsapp

ADA yang unik kala menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74. Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Batu Karut Kecamatan Arjasari, Banjaran, Kabupaten Bandung.  Bertajuk Bathurifest Wigena Taruka 2019,  warga Desa Batu Karut sengaja mengangkat seni budaya agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat.

Acara ini dibuka pada Rabu (21/8/2019) kemarin dan akan digelar selama 3 hari berturut-turut hingga Jumat 23 Agustus 2019 yang berlangsung pada pukul 8 pagi hingga 10 malam.

Danis Harisman selaku ketua pelaksana mengatakan, tujuan dari diselenggarakannya acara Bathurifest Wigena Taruka ini adalah untuk mengembangkan kesenian dan kebudayaan yang ada di Desa Batu Karut.

"Bathurifest Wigena Taruka ini memiliki filosofi yaitu harapan pemuda dalam mengembangkan kesenian dan kebudayaan melalui pagelaran festival." ujar Danis dalam siaran persnya, Kamis (22/8/2019).

Dalam rangkaian kegiatannya, salah satu kesenian yang ditampilkan adalah Goong Renteng Embah Bandong yang merupakan kebudayaan khas Desa Batu Karut yang tidak sembarang ditampilkan di depan umum.

Selain itu dalam pagelaran ini ditampilkan pula penampilan spesial kebudayaan tradisional seperti pencak silat, karawitan, banjidoran, singa depok, tari tradisional serta kuda renggong.

Acara tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Kebudayaan Jawa Barat, Prof. Ganjar Kurnia. 

Prof. Ganjar Kurnia mengatakan, sekarang ini Jawa Barat sedang gencar mengupayakan pengembangan daerah tujuan wisata.

"Salah satu upaya dalam pengembangan daerah tujuan wisata adalah dengan mengadakan festival-festival kesenian dan kebudayaan yang bersifat khas." ujar Ganjar saat diwawancarai disela kegiatan acara berlangsung.

Bukan hanya pagelaran kesenian dan kebudayaan saja yang ditampilkan dalam acara ini, namun juga terdapat bazar yang diisi oleh UMKM yang ada di Desa Batu Karut.

Ade Satia HS SIP M.Si selaku PJS Kades Batu Karut mengatakan melalui UMKM kesejahteraan ekonomi masyarakat bisa menigkat.

Pagelaran yang digelar selama 3 hari berturut-turut ini juga dimeriahkan oleh Wayang Golek Dadan Sunandar Sunarya dan juga Bungsu Bandung.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA