Disparbud Jabar Berkomitmen Angkat Seni Budaya Jabar

Seni & Budaya

Selasa, 20 Agustus 2019 | 21:07 WIB

190820210842-dispa.jpg

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat berkomitmen mengangkat seni budaya Jawa Barat. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Drs H Dedi Taufik kepada wartawan disela-sela ngawangkong di Pakalangan seni Kantor Dinas Pariwisata dan kebudayaan Jabar, Selasa (20/8/2019).

Komitmen tersebut kata Dedi, sesuai keinginan para seniman dan budayawan Jabar, yang menginginkan Pakalangan seni Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar jadi tempat berkesenian, terutama bagi Sanggar-Sanggar seni yang pemula.

"Sesuai keinginan para kepala dinas terdahulu, seperti Kang Memet H Hamdan, jika Pakalangan seni ini tempat berekspresi para seniman pemula sebelum mentas di tempat lain," ujar Dedi.

Menurut Dedi, selain pementasan seni, Pakalangan seni juga bisa digunakan sebagai tempat ngawangkong, diskusi dan debat maupun workshop soal kesenian dan Kebudayaan. " Kita upayakan ruang publik ini kembali ke khitahnya sebagai tempat berkesenian, berkumpul, diskusi, workshop maupun debat," tandasnya.

"Termasuk GaleriKita yang akan difungsikan sebagai ruang pamer, instalasi seni dan ruang ekpresi seniman budayawan,"  tambahnya.

Pada acara Ngawangkong di Pakalangan Seni, Dedi Taufik mendapat masukan dan kritikan dari kalangan seniman dan budayawan Jabar.

Seperti dari mantan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Jabar, Memet H Hamdan yang meminta Dedi Taufik menjadi menejer Kebudayaan dan Pariwisata yang baik dan adil. Maksudnya, Dedi harus mampu menjadikan seni budaya dan pariwisata Jabar ke level yang lebih tinggi dan bekerjasama dengan semua pihak.

"Semuanya berawal dari Pakalangan seni seperti ini. Seniman budayawan butuh tempat untuk berkesenian dan Pariwisata butuh kesenian untuk menarik wisatawan. Nah, disini butuh manajemen yang bagus," terangnya.

Sementara budayawan Jabar lainnya, UU Rukmana meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar untuk menyelenggarakan banyak pasanggiri tingkat Jabar." Tujuannya satu untuk menarik wisatawan lebih  banyak lagi ke Jabar, " tegasnya.

Ngawangkong di Pangkalangam Seni merupakan sebuah gebrakan yang digagas Kadisparbud Jabar, Dedi Taufik di bidang kebudayaan. Kegiatan ini selain beperan sebagai media silaturahmi antar pegiat budaya juga sebagai media komunikasi dan interaksi antar Pemerintah dengan tokoh, komunitas, akademisi, dan media yang dikemas dengan suasana santai.

 "Hal ini merupakan salah satu strategi dengan pendekatan pentahelix yang  sejalan dengan  program pemajuan kebudayaan. Ke depan program ini akan menjadi program rutin yang diharapkan mampu memberikan warna dan kontribusi positif dalam upaya pemajuan kebudayaan Jabar, " ujar Dedi didampingi Kabid Kebudayaan, Febiyani.

Nampak hadir di acara tokoh seperti Uu Rukmana, Memet Hamdan, Gugum Gumbira, Eka Gandara, Bucky Wibawa, Iman Sholeh, Aat Suratin, Iman Sholeh, Een Herdiani, Dian Hendrayana, Irawati Durban, Indrawati Loekman, Ida Widawati dan masih banyak tokoh Jabar lainnya. Nampak pula hadir mantan kadisparbud lainnya yaitu Nunung Sobari dan Herdiwan.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA