Kesenian Surak Ibra, Meriahkan Pesta Rakyat Panjat Pinang 18 Tiang

Seni & Budaya

Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:50 WIB

190818145133-kesen.jpg

Robi Taufik Akbar

KESENIAN surak ibra merupakan kesenian Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, meriahkan pesta rakyat HUT ke-74 RI yang berlangsung dilapangan Wijaya Kusuma, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu Garut Jawa Barat.

Sejak pagi ribuan warga Kecamatan Cibatu sudah memadati lapangan Wijaya Kusuma, untuk menyaksikan berbagai lomba diantaranya lomba pajat tebing sebanyak 18 tiang. Kesenian surak ibra juga salah satu pentas seni yang ditampilkan saat Bupati Garut membuka acara pesta rakyat tersebut.

Saat Bupati Garut, Rudy Gunawan, yang didampingi Sekretaris Daerah, Deni Suherlan berada di atas panggung, puluhan orang pelaku surak ibra menggelar aksinya. Mereka terlihat kesurupan kerasukan roh halus dengan mata yang melirik tajam serta tangan meperagakan berbagai jurus silat.

Terlihat pula yang sudah kerasukan roh halus yang dianggap merupakan roh karuhun di bopong dan di arak di tengah lapang dengan di iringi alat kesenian dog-dog.

Bupati Garut Rudy Gunawan terlihat dan ikut menari diiringi lagu sunda. Sesekali orang nomor satu di Garut melambaikan tangannya dan melihat aksi puluhan masyarakat yang sedang surak ibra.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, kesenian surak ibra memang salah satu kesenian asal Garut yang harus dipelihara dan dibudayakan.

"Kita sudah siapkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk memelihara kesenian daerah. Termasuk kesenian surak Ibra. Kita akan bantu anggaran yang ada di Disparbud," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA